formats

[web review] Dilema Facebook

Published on May 30, 2009, by in Komunitas Kami News.

1. Apakah facebook berada di urutan pertama situs yang anda sering kunjungi?

2. Apakah facebook menyita banyak waktu anda?

3. Apakah facebook mengganggu pekerjaan atau belajar anda?

4. Apakah facebook dapat meningkatkan kinerja anda?

5. Bermanfaatkah facebook buat anda pribadi, kerjaan atau belajar anda?

Dilema facebook banyak terjadi di area perkantoran, dinas pemerintah maupun swasta yang sebagian besar pekerjaannya menggunakan layanan internet. Hampir sebagian besar manajemen IT disana memberlakukan hukum “Blokir Facebook“.

Ada apa dengan Facebook???

Selidik punya selidik ternyata social bookmark yang satu ini sedang naik daun dikalangan masyarakat saat ini, hampir sebagian besar masyarakat mengkonsumsi waktu mereka untuk berikteraksi disini. Akhasil pekerjaan yang harusnya bisa terselesaikan jadi terabaikan.

Namun hal tersebut belum terlalu mutlak dibenarkan. Karena itu hanya sebagian kecil saja, sebab pengguna Facebook rata-rata adalah orang yang sedang santai, atau lagi tidak ada aktifitas.

Selidik punya slidik kedua, ternyata kasus pemblokiran Facebook hanya karena keterbatasan teknologi infrastruktur jaringan internet di Indonesia yang kacau, banyak IT manajemen sebuah perusahaan yang mengeluh akibat melonjaknya penggunaan resource Internet dikantor akibat penggunaa facebook yang serentak dan melebihi kapasitas bandwith di sebuah perusahaan tertentu sehingga mengakibatkan server down dan manajemen IT menjadi terganggu.

Sehingga IT manajemen disana menggunakan jalan pintas yang belum tentu diterima banyak orang, yaitu pemblokiran www.facebook.com. Sebuah situs yang menjadi fenomena dunia akan kepentingan sebuah interaksi di kalangan masyarakat masa kini.

Facebook, Friendster dan social bookmark lainnya adalah sebuah cerminan teknologi yang patut dibanggakan, teknologi yang mampu memberikan sebuah layanan interaksi semua kalangan masyarakat. Sehingga karena kepopuleran sebuah situs social bookmark ini, teknologi ini pun tidak luput juga terkena tangan jahil seseorang yang menggunakan media ini untuk penggunaa yang melanggar norma asusila.

Sehingga tidak heran di Indonesia, MUI memberlakukan “Haram Facebook“. Sebuah dilema facebook yang telah terjadi di Indonesia.

Malang benar nasibmu…., FB, FS and etc.

Tulisan yang mungkin se-ide

27 Responses

  1. kalau saya ga terlalu kecanduan…ato mgkn belum…hehe…tapi ga mau kecanduan ah….biasa aja ke FB mah…:D

    ReplyReply
  2. SEO

    yang penting Ngeblog ga difatwa..
    viva blog

    ReplyReply
  3. Byk fasilitas yg telah tercipta, dan pada dasarnya semuanya dibuat utk tujuan yang baik.

    Dan sudah sebaiknya Qta gunakan semuanya itu dengan batasan2 norma yang selayaknya ditaati utk kebersamaan.

    Klo masih dilanggar, tenang aja. Semuanya telah ada dgn masing2 pertanggung jawaban yg Qta miliki.

    Selalu Melakukan yg terbaik Sob,

    .Peace.

    ReplyReply
  4. Menurut gw segala sesuatu itu mempunyai sisi positif dan negatifnya, termasuk teknologi. Kalau semuanya di fatwa, gimana perkembangan IPTEK di indonesia jadinya?

    ReplyReply
  5. layaknya sebuah pisau…tergantung siapa penggunanya … bisa menjadi manfaat ato malah sebaliknya bisa menjadi sangat tidak bermanfaat

    ReplyReply
  6. Ode

    tau gak, sapa yg minta kita nge-blok FB di kantor? pabriknya BB, biar FB mania, nge-FB-nya pake BB ajah…
    ( just joke )
    FB beken gara2 BB <> BB beken gara2 FB

    ReplyReply
  7. thanks atas infona

    ReplyReply
  8. saya sempat menempatkan facebook sebagai situs yg paling sering saya kunjungi, tapi sekarang sudah tidak lagi

    ReplyReply
  9. mas mang facebook tuh,,, enak tahhhhh

    ReplyReply
  10. kalo menurut guwe facebook mengganggu pekerjaan atau belajar gW. kalo udah masuk ke FB rasanya seperti terhipnotis, susah buwat sign out.

    ReplyReply
  11. Tergantung orangnya juga.. tapi terus terang bagiku.. bila dah buka Fb… rasanya emang sulit kalau log outnya…

    ReplyReply
  12. Waduh kalau orang udah kecanduan FB… segalanya jadi lupa.. kerja lupa.. mandi lupa.. bahkan makan pun lupa… cuman rokok aja.. ama kopi..

    ReplyReply
  13. Dulu tiap hari mesti buka FB paling sedikit antara 3 sampai 4 jam…. karena banyak yg invite.. trus kita musti confirm.. akhirnya sekarang jarang buka lagi.. paling 4 hari sekali… itupun kalau sempet…

    ReplyReply
  14. Ode

    @Iklan toptea

    wah FB mania kok mirip para master blogger ya… ke ke ke ke

    ReplyReply
  15. hahahaha.. seperti menyindir saya,

    ReplyReply
  16. “fesbuk bikin orang jadi ga produktif”

    itu kata bos saya….

    ReplyReply
  17. tergantung orang n pengguna nya
    facebook an cuma alat..

    ReplyReply
  18. Memang segala sesuatu itu tergantung bagaimana kita menyikapinya ya… kaya internet ini aja.. kan bisa membawa manfaat dan bisa mudharat.. hehee.. makasih infonya

    ReplyReply
  19. ah masak sih theory na like that. ra percoyo
    hehehe…
    masuk akal juga si. cuma yg pasti akses indonesia emang ketinggalan bgt. bayangin aja diluar sana play youtube gak pake loading2an, eh disini mo watch aja bisa sampe nunggu 9,9 menit…

    ReplyReply
  20. jgn2 bandwidth na dikorupsi juga wakakakaka

    ReplyReply
  21. FaceBook lagi mewabah….

    Bukan hanya menyita waktu karyawan, beberapa instansi pemerintah daerah juga memblokir FB karena komputer kantor juga sering kena virus…

    ReplyReply
  22. Yanxerip

    Kita ini makluk berdosa. Hanya TUhan yang dapat memastikan sesuatu itu HARAM/TIDAK. Makanya dibuatlah UNDANG_UNDANG_HUKUM_.. Anehnya, hukum IT mau diapain ya… Semoga IT indonesia makin maju.. Bravo… Aku lebih senang share n gave.. berbagi dan melayani-Gratis itu Anuegrah ^_^

    ReplyReply
  23. keknya di kantorqu blum di blokir tuh, malah di suruh buka FB ketimbang bengong di kantor..
    aneh ya.. hehehehe…
    salam kenal,.

    ReplyReply
  24. mungkin semua tergantung diri sendiri aja, kalo merasa merugikan dan memberi efek negatif maka jgn di buka fb nya, tetapi jk menghasilkan efek positif silahkan diteruskan

    ReplyReply
  25. hanya no.1 yang jawabannya Yes :p

    ReplyReply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy this password:

* Type or paste password here:

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Home Komunitas Kami News [web review] Dilema Facebook
credit
© komunitaskami.com