Pada hari ini telah dilaksanakan Upacara Nedunang Pralingga Ida Bhatara di Catur Lawa Ratu Pasek, Besakih. Upacara ini merupakan bagian penting dalam rangkaian persiapan menyambut Pujawali Ida Bhatara Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Sumeru, yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kawolu.

Makna Upacara Nedunang Pralingga

Upacara Nedunang Pralingga memiliki makna sakral sebagai prosesi menurunkan atau menstanakan pralingga Ida Bhatara untuk selanjutnya distanakan sesuai tata upacara. Prosesi ini menjadi bagian dari rangkaian yadnya guna menyucikan dan menyiapkan pelaksanaan pujawali agar berjalan dengan baik dan utama.

Dipuput oleh Lima Sulinggih

Upacara Nedunang Pralingga ini dipimpin dan dipuput oleh lima orang Sulinggih, yang terdiri dari:

  • Empat orang Sulinggih dari Ida Nak Lingsir Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi
  • Satu orang Sulinggih dari Ida Nak Lingsir semeton warga Kayu Selem

Kehadiran para Sulinggih tersebut menambah kesakralan upacara dan menunjukkan kuatnya kebersamaan lintas semeton dalam pelaksanaan yadnya.

Bagian dari Rangkaian Pujawali

Upacara ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian besar menuju Pujawali Ida Bhatara yang akan dilaksanakan pada Purnamaning Sasih Kawolu. Seluruh prosesi telah berjalan dengan lancar dan sampun sidha labda karya, sebagai pertanda bahwa upacara diterima secara niskala.

Penutupan Pujawali

Rangkaian Pujawali Ida Bhatara Ratu Pasek direncanakan akan kasineb atau ditutup pada tanggal 5 Februari mendatang, yang diharapkan dapat dihadiri oleh seluruh umat dengan penuh rasa bhakti dan ketulusan.