Pada tahap ini, pengerjaan ogoh-ogoh masih terlihat sederhana dan belum sepenuhnya rapi. Berbagai elemen teknis mulai dipasang dan disesuaikan agar rangka mampu menopang bentuk ogoh-ogoh secara seimbang. Meski tampak acak di awal, proses ini justru menjadi penentu kekuatan struktur dan proporsi karya secara keseluruhan.

Struktur dasar yang dibangun berfungsi sebagai kerangka utama dalam pembuatan ogoh-ogoh. Setelah rangka dirasa cukup kokoh, proses dilanjutkan dengan pengisian bagian badan secara bertahap. Tahap ini dilakukan secara perlahan untuk memastikan setiap bagian dapat menyatu dengan baik sebelum masuk ke proses pembentukan lanjutan.

Tahap awal pengerjaan juga menjadi ruang eksplorasi dan kerja sama antar anggota. Diskusi, percobaan, dan penyesuaian terus dilakukan agar setiap elemen terhubung secara tepat. Proses ini membantu meminimalkan kesalahan di tahap berikutnya sekaligus menjaga kestabilan bentuk.

Melalui proses bertahap ini, pembuatan ogoh-ogoh tidak hanya berfokus pada hasil akhir. Perjalanan pengerjaan, kreativitas, dan semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya Bali.