Penerangan Jalan Menjadi Bagian Penting Infrastruktur
Penerangan jalan merupakan salah satu fasilitas yang mendukung aktivitas masyarakat, terutama ketika mobilitas berlangsung pada malam hari. Jalan yang memiliki penerangan memudahkan pengguna jalan melihat kondisi sekitar dan membantu aktivitas masyarakat berlangsung dengan lebih nyaman.
Di Kabupaten Badung, kebutuhan terhadap penerangan jalan masih menjadi perhatian karena jumlah titik lampu yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan wilayah.
Penambahan 2.365 Titik Lampu Jalan
Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan menyiapkan penambahan 2.365 titik lampu penerangan jalan (LPJ) pada 2026. Program tersebut mencakup enam kecamatan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun.
Penambahan ini diprioritaskan pada wilayah yang masih membutuhkan penerangan, khususnya kawasan yang minim pencahayaan pada malam hari.
Wilayah yang Mendapat Penambahan
- Kuta Selatan: 1.179 titik
- Mengwi: 420 titik
- Abiansemal: 218 titik
- Kuta Utara: 215 titik
- Kuta: 177 titik
- Petang: 156 titik
Kuta Selatan Mendapat Alokasi Terbesar
Dari enam kecamatan yang menjadi sasaran, Kuta Selatan mendapatkan jumlah penambahan paling banyak dengan 1.179 titik.
Pembagian tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah, sehingga jumlah titik yang diberikan tidak sama di setiap kecamatan.
Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur penerangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan kawasan.
Masih Ada Kebutuhan Penerangan yang Belum Terpenuhi
Penambahan 2.365 titik tersebut belum berarti seluruh kebutuhan penerangan jalan di Badung telah terpenuhi.
Dinas Perhubungan Badung menyebut sekitar 25 ribu titik telah terpasang, sementara kebutuhan keseluruhan diperkirakan mencapai lebih dari 40 ribu titik. Karena itu, penambahan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.
Bukan Sekadar Menambah Lampu Baru
Program 2026 tidak hanya berkaitan dengan pemasangan titik lampu baru. Pekerjaan tersebut juga mencakup rehabilitasi tiang lampu yang mengalami kerusakan.
Dengan demikian, peningkatan fasilitas penerangan dilakukan melalui dua sisi, yaitu menambah titik yang belum tersedia sekaligus memperbaiki infrastruktur yang membutuhkan penanganan.
Mendukung Aktivitas Masyarakat pada Malam Hari
Penerangan jalan memiliki fungsi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang bekerja, beraktivitas, atau melakukan perjalanan pada malam hari membutuhkan kondisi jalan yang dapat terlihat dengan baik.
Manfaat Penerangan Jalan
- Membantu pengguna melihat kondisi jalan pada malam hari.
- Mendukung aktivitas masyarakat setelah hari gelap.
- Membantu menciptakan lingkungan jalan yang lebih terang.
- Mendukung kenyamanan perjalanan.
- Menunjang penataan infrastruktur kawasan.
Infrastruktur yang Mendukung Kawasan Badung
Badung merupakan wilayah yang memiliki aktivitas masyarakat dan pariwisata yang tinggi. Karena itu, keberadaan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas di berbagai kawasan.
Penerangan jalan menjadi salah satu fasilitas yang melengkapi infrastruktur tersebut, terutama pada ruas yang masih membutuhkan pencahayaan.
Anggaran dan Proses Pekerjaan
Untuk program penerangan jalan 2026, pemerintah daerah menyiapkan pagu anggaran sekitar Rp21,5 miliar. Setelah proses lelang, nilai kontrak pekerjaan tercatat sekitar Rp16 miliar.
Data pengadaan Kabupaten Badung juga mencatat pekerjaan pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan di sejumlah kecamatan pada 2026.
Dilakukan Secara Bertahap
Kebutuhan penerangan yang masih cukup besar membuat pembangunan tidak dilakukan sekaligus di seluruh wilayah. Penambahan titik dilakukan berdasarkan kondisi dan prioritas masing-masing kawasan.
Cara tersebut memungkinkan fasilitas yang paling membutuhkan penerangan untuk mendapatkan perhatian terlebih dahulu.
Penutup
Penambahan 2.365 titik lampu penerangan jalan menjadi bagian dari upaya Kabupaten Badung meningkatkan fasilitas infrastruktur di berbagai wilayah. Program ini mencakup enam kecamatan dengan jumlah titik yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing kawasan.
Selain menambah titik baru, program tersebut juga mencakup rehabilitasi tiang yang rusak. Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap, kebutuhan penerangan jalan di Badung diharapkan dapat terus dipenuhi sesuai prioritas dan kondisi wilayah.