Desain Bukan Hanya Tentang Tampilan

Dalam membuat sebuah desain, tampilan visual memang menjadi salah satu hal yang penting. Warna, gambar, bentuk, dan berbagai elemen dapat membuat sebuah desain terlihat menarik.

Namun, desain yang menarik belum tentu berhasil menyampaikan informasi dengan baik. Jika orang yang melihatnya harus berpikir terlalu lama untuk memahami maksudnya, maka pesan yang ingin disampaikan bisa menjadi kurang efektif.

Ketika Desain Terlalu Ramai

Salah satu masalah yang sering muncul adalah terlalu banyak elemen dalam satu desain. Setiap bagian ingin dibuat menarik sehingga semuanya mendapatkan perhatian yang sama.

Akibatnya, tidak ada bagian yang benar-benar menjadi pusat perhatian.

Beberapa penyebab desain terasa terlalu ramai:

  • Terlalu banyak elemen visual
  • Penggunaan warna yang terlalu beragam
  • Ukuran tulisan tidak memiliki tingkatan yang jelas
  • Terlalu banyak informasi dalam satu tampilan
  • Tidak ada fokus utama dalam desain

Tentukan Pesan Utama Terlebih Dahulu

Sebelum mulai mendesain, tentukan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan kepada orang yang melihatnya.

Satu desain sebaiknya memiliki pesan utama yang jelas. Elemen visual kemudian digunakan untuk membantu memperkuat pesan tersebut, bukan justru membuatnya tertutup oleh berbagai hiasan.

Hierarki Visual Membantu Pembaca

Hierarki visual adalah cara mengatur elemen agar mata pembaca mengetahui bagian mana yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.

Judul, subjudul, gambar, dan informasi tambahan dapat dibuat dengan ukuran atau posisi yang berbeda sehingga pembaca memiliki alur ketika melihat desain.

Contoh urutan yang bisa digunakan:

  • Judul atau pesan utama
  • Informasi pendukung
  • Detail tambahan
  • Ajakan atau informasi tindakan

Dengan susunan seperti ini, informasi menjadi lebih mudah diikuti.

Gunakan Warna Secukupnya

Warna dapat membantu menarik perhatian, tetapi terlalu banyak warna dapat membuat desain kehilangan fokus.

Pemilihan warna sebaiknya disesuaikan dengan identitas dan tujuan desain. Warna utama dapat digunakan untuk bagian penting, sementara warna pendukung digunakan secukupnya.

Font Juga Harus Mudah Dibaca

Pemilihan font tidak hanya berkaitan dengan gaya. Font harus tetap mudah dibaca, terutama ketika desain berisi informasi yang cukup banyak.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan font yang mudah dibaca
  • Hindari terlalu banyak jenis font dalam satu desain
  • Pastikan ukuran tulisan cukup jelas
  • Berikan jarak antarbaris yang nyaman
  • Bedakan judul dan isi dengan ukuran yang sesuai

Desain yang sederhana tetapi mudah dibaca sering kali lebih efektif daripada desain yang penuh elemen namun sulit dipahami.

Jangan Membuat Semua Elemen Menonjol

Tidak semua bagian desain harus dibuat besar, tebal, atau menggunakan warna mencolok.

Jika semuanya dibuat menonjol, perhatian pembaca justru tidak memiliki arah. Tentukan satu atau beberapa elemen yang menjadi fokus utama, kemudian buat elemen lainnya sebagai pendukung.

Visual Harus Mendukung Pesan

Gambar dan ilustrasi sebaiknya memiliki hubungan dengan informasi yang disampaikan. Jangan hanya menambahkan gambar karena ruang desain terlihat kosong.

Setiap elemen sebaiknya memiliki fungsi. Jika sebuah elemen tidak membantu menyampaikan pesan atau memperjelas informasi, penggunaannya dapat dipertimbangkan kembali.

Coba Lihat dari Sudut Pandang Audiens

Pembuat desain biasanya sudah mengetahui maksud dari desain yang dibuat. Karena itu, desain bisa terasa mudah dipahami bagi pembuatnya sendiri.

Namun, audiens belum tentu memiliki pemahaman yang sama.

Sebelum dipublikasikan, cobalah melihat desain seolah-olah belum mengetahui informasi sebelumnya. Perhatikan apakah pesan utamanya langsung terlihat atau masih membutuhkan penjelasan tambahan.

Pertanyaan sederhana yang bisa digunakan:

  • Apa yang pertama kali terlihat?
  • Apa pesan utama yang terbaca?
  • Apakah informasi mudah dipahami?
  • Apakah ada elemen yang terasa mengganggu?

Desain Sederhana Bukan Berarti Membosankan

Desain yang sederhana tetap dapat terlihat menarik. Kuncinya adalah bagaimana elemen-elemen tersebut disusun dan digunakan untuk mendukung tujuan komunikasi.

Kesederhanaan justru dapat memberikan ruang bagi pesan utama untuk lebih menonjol. Kreativitas tidak selalu harus diwujudkan dengan menambahkan banyak elemen.

Penutup

Desain yang baik bukan hanya tentang membuat sesuatu terlihat menarik. Desain juga harus mampu membantu orang memahami informasi yang disampaikan.

Dengan menentukan pesan utama, mengatur hierarki visual, memilih warna dan font yang sesuai, serta menghindari elemen yang berlebihan, sebuah desain dapat menjadi lebih jelas dan efektif.

Pada akhirnya, desain yang bagus adalah desain yang tidak hanya enak dilihat, tetapi juga mudah dipahami.

Leave a Reply