Siapa pencipta Ogoh Ogoh Sarasvati Ubung yang viral di Denpasar? Karya seni yang memukau ini merupakan persembahan dari ST. Cantika Jaya, pemuda-pemudi kreatif dari Banjar Sedana Mertha, Ubung. Menampilkan Dewi Saraswati sebagai simbol ilmu pengetahuan, ogoh-ogoh ini menjadi sorotan utama dalam perayaan Caka 1948.

Keunikan Desain Ogoh Ogoh Sarasvati

Apa yang membuat Ogoh Ogoh Sarasvati Ubung begitu istimewa? Berbeda dengan figur ogoh-ogoh yang umumnya menyeramkan, ST. Cantika Jaya memilih pendekatan estetika yang anggun dan elegan.

  • Detail Anatomi: Wajah yang rupawan dengan ekspresi tenang namun berwibawa.
  • Atribut Budaya: Dilengkapi dengan instrumen veena (alat musik petik) dan bunga teratai yang detail.
  • Pewarnaan: Menggunakan gradasi warna kulit yang halus dan sentuhan ornamen emas yang memberikan kesan mewah.

Filosofi di Balik Karya Cantika Jaya

Dalam rangka menyambut tahun baru Caka 1948, pemilihan figur Dewi Saraswati bukan tanpa alasan. Kehadirannya melambangkan kesucian pikiran dan kejernihan ilmu pengetahuan yang menjadi landasan bagi umat manusia untuk melawan kebodohan (avidya) dan kegelapan.

Lokasi Pameran Br. Sedana Mertha

Bagi Anda yang ingin melihat langsung Ogoh Ogoh Sarasvati Ubung, Anda dapat mengunjungi balai banjar di Br. Sedana Mertha, Ubung, Denpasar. Karya ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam seni ogoh-ogoh di Denpasar terus berkembang, menggabungkan teknik tradisional dengan sentuhan visual kontemporer yang memikat.


Tips Memotret Ogoh-Ogoh Estetik

  1. Gunakan Lensa Portrait: Untuk menangkap detail halus pada wajah Dewi Saraswati.
  2. Perhatikan Pencahayaan: Waktu terbaik adalah saat blue hour atau dengan bantuan lampu spot di banjar.
  3. Sudut Rendah (Low Angle): Memberikan kesan megah dan agung pada struktur ogoh-ogoh.

Leave a Reply