Bagaimana hasil Perjalanan Ogoh Ogoh Yuwana Giri tahun ini? Sekaa Teruna (ST) Yuwana Giri dari Banjar Tegal, Kuta, baru saja menyelesaikan prosesi budaya yang luar biasa. Perjalanan ini membawa karya seni kebanggaan mereka dari Desa Adat Kuta menuju Pusat Pemerintahan (PUSPEM) Badung dan kembali dengan selamat.

Siapa di Balik Kesuksesan ST. Yuwana Giri?

Kesuksesan Perjalanan Ogoh Ogoh Yuwana Giri tidak lepas dari sinergi kuat antara pemuda banjar, lembaga desa, dan para mitra. Dalam poster apresiasi yang dirilis, ST. Yuwana Giri mengucapkan Matur Suksma (terima kasih) kepada seluruh pihak, termasuk teman-teman se-Desa Adat Kuta yang telah mengawal perjalanan karya seni “Ratna Kusuma” ini.

Dukungan Sponsor dan Media Partner

Proyek besar dalam rangka menyambut Caka 1948 ini didukung oleh berbagai pihak yang berkomitmen menjaga kelestarian budaya Bali. Beberapa pendukung utama meliputi:

  • Sponsor: Kopi Latte, Oronamin C, dan mitra lokal lainnya.
  • Media Partner: NusaBali, Bali Kami, serta Gede Verdy Official.
  • Support: Lembaga adat dan komunitas lokal di wilayah Kuta.

Apa Makna Slogan ST. Yuwana Giri?

Dalam setiap aksinya, ST. Yuwana Giri membawa semangat “Selo Yatha Eko Ghano Vatana Na Samirati”. Slogan ini menjadi fondasi bagi para pemuda Banjar Tegal Kuta untuk tetap solid dan teguh dalam menjaga tradisi leluhur, terutama dalam penciptaan ogoh-ogoh yang artistik dan penuh filosofi.


Pentingnya Kolaborasi dalam Event Budaya

Apresiasi yang diberikan oleh ST. Yuwana Giri menunjukkan bahwa sebuah karya ogoh-ogoh bukan hanya soal estetika, melainkan juga simbol kebersamaan. Perjalanan fisik dari Kuta ke Puspem mencerminkan perjuangan kolektif dalam menjaga eksistensi identitas Bali di tengah arus modernisasi.

Leave a Reply