Pernah terpikir tidak kalau selama ini kita mungkin salah pakai pasta gigi? Faktanya, untuk penggunaan pasta gigi kita hanya membutuhkan takaran seukuran kacang polong saja untuk satu kali sikat gigi, bukan sepanjang bulu sikat seperti yang sering kita lihat di iklan televisi.
Banyak dari kita terbiasa memencet pasta gigi hingga meluap karena menganggap “makin banyak busa, makin bersih”. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya.
Mengapa Cukup Seukuran Kacang Polong?
Mungkin terdengar sangat sedikit, tapi standar seukuran kacang polong ini adalah rekomendasi resmi dari para ahli kesehatan gigi dunia. Inilah alasannya:
- Fokus pada Gerakan Sikat: Yang membersihkan plak adalah gesekan bulu sikat pada gigi, bukan jumlah busanya. Pasta gigi berfungsi sebagai pelumas dan pemberi fluoride.
- Mencegah Fluorosis: Terutama bagi anak-anak, penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan noda pada gigi akibat terlalu banyak menelan fluoride.
- Lebih Hemat & Efisien: Dengan porsi yang tepat, satu tube pasta gigi bisa bertahan jauh lebih lama tanpa mengurangi fungsi kebersihannya.
Tips Sikat Gigi yang Efektif:
- Jangan Basahi Sikat: Menggunakan sikat gigi yang kering (sebelum diberi pasta) justru membuat bulu sikat lebih efektif mengangkat sisa makanan.
- Waktu 2 Menit: Durasi menyikat jauh lebih penting daripada jumlah pasta yang digunakan.
- Tekanan Ringan: Jangan menyikat terlalu keras agar tidak merusak email gigi.
Kesimpulan
Iklan memang seringkali mendramatisir penggunaan produk agar kita lebih cepat membelinya kembali. Namun untuk kesehatan gigi dan efisiensi, ingatlah aturan mainnya: Seukuran kacang polong sudah lebih dari cukup.