Pertunjukan ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka atau Caka 1948 kembali menampilkan berbagai karya seni yang menarik perhatian masyarakat. Salah satu penampilan datang dari ST Ardhya Gharini yang menghadirkan konsep seni rupa ogoh-ogoh bertajuk “Panca Gni Aksara”.
Selain menampilkan karya ogoh-ogoh, pertunjukan ini juga dilengkapi dengan seni pertunjukan berjudul “Eedan Napak Siti”. Kombinasi antara seni rupa dan seni pertunjukan membuat penampilan ini menjadi salah satu yang dinantikan oleh masyarakat.
Apa Itu Nuasen dalam Tradisi Bali
Nuasen merupakan tahapan awal dalam sebuah kegiatan atau proses berkarya dalam tradisi Bali. Prosesi ini biasanya dilakukan sebelum kegiatan besar dimulai sebagai bentuk memohon restu dan keselamatan.
Dalam pembuatan ogoh-ogoh, nuasen menjadi bagian penting karena menandai dimulainya proses kreatif para pemuda banjar dalam membuat karya mereka.
Konsep Ogoh-Ogoh “Panca Gni Aksara”
Pada kesempatan ini, ST Ardhya Gharini menampilkan ogoh-ogoh dengan konsep “Panca Gni Aksara”. Konsep ini menggambarkan kekuatan elemen api yang memiliki makna spiritual dalam filosofi kehidupan.
Melalui bentuk ogoh-ogoh yang dibuat, para seniman mencoba menampilkan visual yang kuat sekaligus sarat dengan simbolisme budaya Bali.
Detail pada ogoh-ogoh juga menunjukkan proses pengerjaan yang teliti, mulai dari pembentukan karakter hingga pewarnaan.
Seni Pertunjukan “Eedan Napak Siti”
Selain karya ogoh-ogoh, penampilan ini juga menghadirkan seni pertunjukan bertajuk “Eedan Napak Siti”.
Pertunjukan ini menjadi bagian dari rangkaian penampilan yang mendukung konsep utama ogoh-ogoh. Gerak tari, musik, dan ekspresi para penampil berpadu untuk memperkuat cerita yang ingin disampaikan.
Kehadiran seni pertunjukan ini membuat pertunjukan ogoh-ogoh terasa lebih hidup dan dramatis.
Peran Sekaa Teruna dalam Karya Ogoh-Ogoh
Kegiatan pembuatan ogoh-ogoh tidak lepas dari peran para pemuda yang tergabung dalam sekaa teruna. Mereka bekerja bersama mulai dari merancang konsep hingga menyelesaikan detail karya.
Proses ini biasanya memakan waktu cukup lama karena membutuhkan kerja sama tim yang baik.
Melalui kegiatan ini, generasi muda juga belajar untuk menjaga tradisi serta mengembangkan kreativitas dalam bidang seni.
Tradisi Ogoh-Ogoh Menjelang Nyepi
Ogoh-ogoh merupakan bagian penting dari rangkaian tradisi menjelang Hari Raya Nyepi di Bali. Ogoh-ogoh melambangkan Bhuta Kala yang menggambarkan energi negatif dalam kehidupan.
Melalui pertunjukan dan pawai ogoh-ogoh, masyarakat Bali mengekspresikan nilai spiritual sekaligus kreativitas seni yang terus berkembang dari generasi ke generasi.