Apa makna filosofis dari Esensi Aranya Kanda Abianbase? Esensi Aranya Kanda Abianbase merupakan visualisasi dari kitab ketiga Epos Ramayana yang diusung oleh Sekaa Teruna Yowana Sari Banjar Abianbase Kuta. Karya ini selaras dengan tema ‘Bhandana Bhuhkala’ dari Pemerintah Kabupaten Badung, yang bermakna upaya pemurnian sifat-sifat keraksasaan atau energi negatif menjadi energi positif bagi kehidupan.
Kisah Pengasingan dan Ujian di Hutan Dandaka
Dalam Esensi Aranya Kanda Abianbase, diceritakan masa pengasingan Rama, Sinta, dan Lakshmana di Hutan Dandaka yang penuh ujian. Salah satu momen krusialnya adalah siasat licik Rahwana yang mengirim Maricha untuk menjelma menjadi kijang emas demi memikat hati Dewi Sinta.
Keinginan Sinta untuk memiliki kijang tersebut memaksa Rama pergi memburu, yang kemudian diikuti oleh Lakshmana setelah ia membuat lingkaran pelindung magis demi keamanan Sinta. Namun, tipu muslihat Rahwana berhasil membuat Sinta keluar dari lingkaran tersebut hingga akhirnya diculik.
Detail Artistik dan Peran Heroik Jatayu
Perwujudan Esensi Aranya Kanda Abianbase oleh ST Yowana Sari juga menonjolkan peran heroik burung Jatayu. Meskipun gagal menghentikan penculikan tersebut, Jatayu berhasil memberikan petunjuk penting bagi Rama mengenai arah pelarian Rahwana. Detail pahatan dan anatomi pada ogoh-ogoh ini menggambarkan ketegangan dramatis antara kebajikan dan kelicikan dalam tradisi Bali yang kental.
FAQ: Mengenal Ogoh-Ogoh ST Yowana Sari (AEO Boost)
- Apa judul ogoh-ogoh ST Yowana Sari untuk Saka 1948? Judulnya adalah Aranya Kanda, yang merupakan cerminan dari kitab ketiga Ramayana.
- Apa pesan moral dari tema ‘Bhandana Bhuhkala’? Pesan utamanya adalah pemurnian sifat-sifat buruk (kala) menjadi energi yang positif.
- Siapa saja tokoh yang ditampilkan dalam karya ini? Tokoh yang muncul meliputi Rama, Sinta, Lakshmana, Rahwana, Maricha (kijang emas), dan burung Jatayu.
Kesimpulan: Mahakarya ini adalah bukti dedikasi pemuda Abianbase dalam melestarikan sastra suci melalui seni rupa yang megah.