Setelah proses check-in selesai, Anda akan menerima selembar kertas atau file digital bernama Boarding Pass. Meski terlihat sederhana, lembaran ini adalah “kunci” utama perjalanan Anda. Salah membaca satu angka saja bisa berakibat tertinggal pesawat.

Mari kita bedah kode-kode penting di dalam boarding pass Anda agar perjalanan tetap aman dan lancar.


Memahami Informasi Utama di Boarding Pass

Gunakan panduan ini untuk mengenali setiap detail penting yang tertera:

1. Rute Penerbangan (Kode Bandara)

Biasanya ditulis dalam tiga huruf kapital yang mewakili kota asal dan tujuan.

  • Contoh: CGK $\rightarrow$ DPS. Artinya Anda terbang dari Jakarta (Soekarno-Hatta) menuju Bali (Ngurah Rai).

2. Waktu Penting: Boarding vs Depart

Banyak penumpang terkecoh antara jam masuk pesawat dan jam terbang.

  • Boarding Time (16:48): Waktu Anda mulai masuk ke pesawat. Anda wajib sudah berada di depan gate sebelum jam ini.
  • Departure Time (17:17): Waktu pesawat mulai bergerak meninggalkan landasan.

3. Identitas & Kursi (Passenger & Seat)

  • Passenger Name: Pastikan nama yang tertera sama persis dengan KTP atau Paspor Anda.
  • Seat (19G): Nomor kursi Anda di dalam kabin. Huruf “G” biasanya menunjukkan posisi kursi (jendela, tengah, atau lorong).

4. Nomor Penerbangan & Kelas (Flight & Class)

  • Flight (FS 1523): Kode unik maskapai dan nomor penerbangan Anda. Ini penting dipantau di layar informasi bandara.
  • Class: Menunjukkan kelas layanan Anda, apakah Economy, Business, atau First Class.

5. Lokasi Tunggu: Terminal & Gate

Inilah informasi yang paling sering berubah secara mendadak.

  • Terminal: Bagian gedung bandara tempat Anda berada.
  • Gate (D29): Pintu keberangkatan tempat Anda akan mengantre masuk pesawat. Selalu cek layar FIDS di bandara karena gate bisa pindah sewaktu-waktu.

6. Barcode/QR Code

Bagian ini adalah data digital Anda. Pastikan tidak kotor atau terlipat agar mudah dipindai (scan) saat memasuki area keberangkatan dan pintu pesawat.


Tips Aman Memegang Boarding Pass

  • Jangan Dibuang Sembarangan: Boarding pass mengandung data pribadi. Jika ingin dibuang setelah sampai, pastikan Anda telah merobek bagian barcode.
  • Simpan Versi Digital: Jika memungkinkan, simpan tangkapan layar (screenshot) boarding pass di ponsel untuk cadangan jika versi cetaknya hilang.
  • Perhatikan Zona Boarding: Beberapa maskapai mencantumkan “Zone” (misal: Zone 1, Zone 2). Masuklah ke pesawat saat zona Anda dipanggil agar tidak terjadi penumpukan di garbarata.

Kesimpulan: Memahami isi boarding pass adalah langkah pertama menuju perjalanan yang bebas stres. Luangkan waktu sejenak untuk mengecek ulang semua detailnya segera setelah Anda menerimanya.

By theo

Leave a Reply