Penilaian ogoh-ogoh Zona 2 Kabupaten Badung 2026 di Banjar Umopoh dengan karya ogoh-ogoh megah dan detail artistik

Apa Itu Penilaian Ogoh-Ogoh Zona 2 Kabupaten Badung?

Penilaian Ogoh-Ogoh Zona 2 Kabupaten Badung merupakan agenda tahunan menjelang Hari Raya Nyepi di Bali. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam melestarikan seni, budaya, serta kreativitas generasi muda di masing-masing banjar.

Pada 18 Februari 2026, tim juri melakukan penilaian di Banjar Umopoh, yang termasuk dalam Zona 2 Kabupaten Badung. Momen ini menjadi sorotan warga karena ogoh-ogoh yang ditampilkan tidak hanya dinilai dari ukuran, tetapi juga konsep, teknik, dan pesan yang dibawa.


Suasana Penilaian di Banjar Umopoh

Sejak sore hari, masyarakat sudah mulai berkumpul untuk menyaksikan proses penilaian. Antusiasme terlihat dari ramainya warga yang turut mendukung karya pemuda banjar.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian antara lain:

  • Kreativitas tema dan cerita
  • Detail anatomi serta teknik pengerjaan
  • Harmonisasi warna dan ekspresi ogoh-ogoh
  • Kekuatan struktur dan inovasi mekanisme gerak
  • Penyampaian nilai filosofi dan pesan moral

Proses penjurian berlangsung secara profesional dan transparan, dengan penilaian langsung di lokasi pembuatan ogoh-ogoh.


Mengapa Lomba Ogoh-Ogoh Penting?

Tradisi ogoh-ogoh erat kaitannya dengan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi, di mana ogoh-ogoh melambangkan energi negatif yang kemudian dinetralisir.

Di Kabupaten Badung, kegiatan ini juga menjadi:

  • Wadah kreativitas generasi muda
  • Ajang mempererat solidaritas antar banjar
  • Upaya pelestarian budaya Bali
  • Daya tarik wisata budaya menjelang Nyepi

Penilaian ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pengumuman hasil akhir lomba ogoh-ogoh tingkat Kabupaten Badung.


LIVE UPDATE – 18 Februari 2026

Banjar Umopoh tampil dengan konsep yang matang dan detail pengerjaan yang memukau. Sorotan utama malam ini adalah kekuatan ekspresi karakter ogoh-ogoh serta finishing warna yang tajam dan dramatis.

Warga setempat berharap karya tahun ini mampu meraih posisi terbaik di Zona 2 Kabupaten Badung.


Penilaian ogoh-ogoh di kabupaten Badung menjadi bukti bahwa budaya Bali terus hidup, berkembang, dan beradaptasi tanpa kehilangan akar tradisinya.

Leave a Reply