Kapan jadwal penilaian Lomba Ogoh-ogoh Tangeb 2026 untuk wilayah Zona 4? Jadwal resmi penilaian Lomba Ogoh-ogoh Tangeb 2026 di wilayah Zona 4 dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan ini berpusat di Banjar Jeroan, Desa Adat Tangeb, Kecamatan Mengwi, yang menampilkan kreativitas seni patung luar biasa dari para yowana setempat.


Kemeriahan Budaya di Banjar Jeroan Tangeb

Saat ini, antusiasme masyarakat Kabupaten Badung sangat tinggi dalam menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1948. Melalui agenda Lomba Ogoh-ogoh Tangeb 2026, setiap banjar menunjukkan bakat terbaik mereka dalam menjaga tradisi. Selain itu, para pemuda di Banjar Jeroan juga berlomba menampilkan detail estetika melalui visualisasi figur mitologi yang sangat ekspresif.

Di wilayah Zona 4, Banjar Jeroan menjadi salah satu titik pantau utama bagi tim juri kabupaten. Hal ini karena kualitas pengerjaan patung di lokasi tersebut selalu memiliki karakter yang kuat. Oleh karena itu, setiap lekukan anatomi dan pewarnaan pada patung raksasa ini dikerjakan dengan sangat serius. Karya seni ini tidak hanya menarik secara visual, namun juga menyimpan nilai spiritual yang sangat mendalam.

Kriteria Kompetisi Seni Patung di Zona 4 Badung

Dalam ajang Lomba Ogoh-ogoh Tangeb 2026, tim juri memberikan perhatian khusus pada beberapa aspek teknis. Berikut adalah kriteria penting yang menjadi tolok ukur utama penilaian:

  • Ekspresi Karakter: Juri menilai bagaimana raut wajah patung mampu menyampaikan kesan mistis atau dramatis.
  • Material Organik: Penggunaan bahan ramah lingkungan seperti bambu dan anyaman sangat diwajibkan.
  • Detail Anatomi: Keselarasan bentuk tubuh patung harus terlihat nyata dan proporsional.
  • Filosofi Cerita: Narasi yang diangkat harus memiliki landasan sastra agama yang jelas.
  • Harmonisasi Estetika: Keserasian antara aksesoris, warna, dan proporsi patung secara keseluruhan.

Pentingnya Pelestarian Seni di Kecamatan Mengwi

Kecamatan Mengwi memang dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian seni tradisional di wilayah Badung. Oleh sebab itu, pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh Tangeb 2026 selalu menjadi magnet bagi wisatawan dan pecinta seni. Kegiatan tersebut bukan sekadar lomba untuk mencari pemenang. Sebaliknya, acara ini adalah wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan jati diri budaya mereka.

Selanjutnya, dukungan warga pada tanggal 18 Februari nanti akan memberikan energi positif bagi para kreator. Banjar Jeroan optimistis dapat memberikan penampilan terbaik di hadapan tim penilai kabupaten. Kemudian, semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi Bali tetap hidup subur. Jadi, pastikan Anda hadir untuk menyaksikan keindahan seni ini secara langsung di Desa Adat Tangeb.

Leave a Reply