Banyak orang berkunjung ke Sanur dan melihat tulisan Monumen Nelayan Sanur Nokal, lalu bertanya:
“Apa sih arti Nokal itu?”
Apa Itu Monumen Nelayan Sanur?
Monumen Nelayan Sanur adalah monumen yang menggambarkan aktivitas tradisional nelayan di kawasan Sanur.
Monumen ini menjadi simbol:
- Kehidupan pesisir
- Budaya maritim Bali
- Perjuangan nelayan tradisional
Namun yang paling sering jadi pertanyaan adalah kata “Nokal”.
Apa Arti “Nokal” dalam Monumen Nelayan Sanur?
Jawaban singkatnya:
“Nokal” adalah bentuk lokal/varian dari kata “nokel” atau “nukal” yang berarti menarik, mengangkat, atau menghela sesuatu dengan tenaga.
Dalam konteks monumen:
Kata ini merujuk pada aktivitas nelayan yang menarik jaring atau mengangkat perahu dari laut ke darat.
Jadi bukan istilah modern, bukan pula nama orang.
Melainkan simbol dari proses fisik yang penuh tenaga dan kerja keras.
Apakah “Nokal” Termasuk Bahasa Bali Resmi?
Secara umum, kata “Nokal” bukan istilah baku dalam Bahasa Bali standar maupun Bahasa Indonesia formal.
Berdasarkan penelusuran berbagai sumber lokal:
- Istilah ini bersifat dialektikal/lokal
- Digunakan dalam konteks lisan masyarakat pesisir
- Berkaitan dengan aktivitas fisik menarik atau menghela
Inilah kenapa banyak orang merasa asing ketika pertama kali membaca tulisan tersebut.
Filosofi di Balik Kata “Nokal”
Jika dilihat lebih dalam, pemilihan kata “Nokal” menyimpan makna simbolis:
- Menggambarkan kerja keras nelayan setiap hari
- Melambangkan semangat gotong royong
- Representasi hubungan manusia dengan laut
- Simbol kekuatan fisik dan mental masyarakat pesisir
Dengan kata lain, “Nokal” bukan sekadar tindakan.
Ia adalah gambaran perjuangan hidup nelayan Sanur.
Mengapa Monumen Ini Penting?
Sanur dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir tertua di Bali yang memiliki sejarah panjang dalam aktivitas perikanan dan perdagangan laut.
Monumen ini:
- Mengabadikan identitas nelayan lokal
- Mengingatkan generasi muda pada akar budaya pesisir
- Menjadi landmark ikonik di kawasan tersebut
Kesimpulan
Kata “Nokal” pada Monumen Nelayan Sanur bukan istilah umum dalam Bahasa Bali maupun Indonesia.
Ia merupakan bentuk lokal dari kata yang berarti menarik atau menghela dengan tenaga, merujuk langsung pada aktivitas nelayan menarik jaring atau perahu.
Jadi, ketika membaca “Monumen Nelayan Sanur Nokal”, yang dimaksud adalah simbol kerja keras nelayan dalam keseharian mereka.
Kalau ada yang memahami makna lain dari kata “Nokal”, menarik banget untuk dibahas — silakan tuliskan perspektifmu