ST Putramandala Banjar Kelod kini memasuki tahap coloring time dalam proses pembuatan ogoh-ogoh 2026. Tahap ini menjadi momen penting karena menentukan karakter visual, ekspresi, serta kesan dramatis dari karya yang akan ditampilkan saat malam pengerupukan.

Coloring time bukan sekadar proses memberi warna. Pada fase ini, pemuda banjar mulai menambahkan gradasi, bayangan, serta detail kecil pada wajah dan anatomi tubuh patung. Teknik layering digunakan agar warna terlihat lebih hidup dan memiliki kedalaman visual yang kuat.

Mengapa Tahap Pewarnaan Sangat Menentukan?

Tahap pewarnaan menjadi kunci dalam mempertegas pesan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut. Warna yang tepat mampu menciptakan kesan tegas, mistis, atau bahkan dramatis sesuai konsep yang telah dirancang sejak awal.

Dalam proses ini, ST Putramandala Banjar Kelod membagi tugas secara terstruktur. Ada yang fokus pada warna dasar, ada yang mengerjakan detail wajah, dan ada pula yang menyempurnakan bagian ornamen. Kerja sama ini membuat proses berjalan efektif dan tetap terkontrol.

Kekompakan dan Semangat Generasi Muda

Selain aspek teknis, momen coloring juga memperlihatkan kekompakan antar anggota. Proses yang dilakukan hingga malam hari menunjukkan dedikasi serta komitmen dalam menghasilkan karya terbaik.

Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam penyelesaian tahap ini. Dengan memasuki fase pewarnaan akhir, karya ST Putramandala Banjar Kelod semakin menunjukkan bentuk final yang matang secara konsep dan visual.

Tahap ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kerja sama generasi muda mampu menghadirkan karya budaya yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga kuat dalam nilai tradisi.

Leave a Reply