ST.Putramandala coloring time adalah tahap penting dalam proses pembuatan ogoh-ogoh yang dilakukan oleh Sekaa Teruna Putramandala, Banjar Kelod, Desa Ungasan. Pada fase ini, ogoh-ogoh mulai mendapatkan karakter visual melalui teknik pewarnaan, shading, dan detailing yang teliti.

Tahap pewarnaan menjadi momen krusial karena menentukan ekspresi, kesan dramatis, dan kekuatan visual ogoh-ogoh sebelum ditampilkan saat malam Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi.


Apa Itu ST.Putramandala Coloring Time?

ST.Putramandala coloring time merupakan proses akhir setelah tahap pembentukan dan penghalusan struktur ogoh-ogoh. Pada tahap ini, tim mulai mengaplikasikan warna dasar hingga detail halus seperti mata, tekstur kulit, hingga ornamen tambahan.

Coloring bukan sekadar memberi warna, tetapi membangun karakter agar ogoh-ogoh terlihat hidup dan memiliki daya tarik artistik yang kuat.


Mengapa Tahap Coloring Sangat Penting?

Berikut alasan mengapa ST.Putramandala coloring time menjadi fase krusial:

  • Menentukan identitas dan ekspresi karakter
  • Memberikan efek dimensi melalui teknik shading
  • Menonjolkan detail anatomi dan ornamen
  • Meningkatkan kualitas visual saat pawai ogoh-ogoh

Tanpa pewarnaan yang maksimal, ogoh-ogoh akan terlihat datar dan kurang berkarakter.


Tahapan dalam ST.Putramandala Coloring Time

  1. Persiapan Permukaan
    Permukaan ogoh-ogoh dirapikan agar cat dapat menempel dengan sempurna.
  2. Aplikasi Warna Dasar
    Warna utama diaplikasikan sesuai konsep desain karakter.
  3. Teknik Shading dan Highlight
    Gradasi warna ditambahkan untuk menciptakan efek bayangan dan kedalaman.
  4. Detailing Ekspresi dan Ornamen
    Bagian mata, gigi, urat, serta aksesoris diwarnai dengan teknik presisi tinggi.
  5. Finishing Touch
    Pemeriksaan ulang untuk memastikan warna rata dan tidak ada bagian yang terlewat.

Makna Kebersamaan di Balik Proses Coloring

ST.Putramandala coloring time bukan hanya tentang teknik, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat gotong royong. Setiap anggota berkontribusi sesuai keahlian masing-masing demi menghasilkan karya terbaik.

Proses ini memperlihatkan bagaimana generasi muda Banjar Kelod, Desa Ungasan, menjaga tradisi ogoh-ogoh dengan kreativitas dan dedikasi tinggi.


Kesimpulan

ST.Putramandala coloring time adalah tahap penentu kualitas akhir ogoh-ogoh sebelum dipentaskan. Melalui teknik pewarnaan yang detail dan kerja sama tim yang solid, ogoh-ogoh tampil lebih hidup, dramatis, dan siap menjadi pusat perhatian saat malam Pengerupukan.

Leave a Reply