Pesona Alam di Desa Batuan

Taman Subak Petanu berada di wilayah Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kawasan ini dikenal dengan hamparan persawahan hijau yang tertata rapi serta suasana pedesaan yang masih alami. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di area ini, pengunjung akan merasakan udara segar dan ketenangan yang jarang ditemukan di kawasan perkotaan.

Keindahan lanskapnya menjadikan lokasi ini cocok untuk melepas penat. Bentangan sawah yang luas berpadu dengan langit terbuka menciptakan panorama yang memanjakan mata, terutama saat pagi dan sore hari.

Keunikan Sistem Irigasi Tradisional

Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah penggunaan sistem irigasi tradisional Bali yang disebut subak. Sistem ini bukan hanya berfungsi untuk mengatur aliran air, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong serta filosofi kehidupan masyarakat setempat.

Pengakuan terhadap sistem subak sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO memperkuat nilai historis dan budaya yang melekat pada area persawahan di Gianyar. Tradisi ini masih dijaga dengan baik oleh para petani hingga saat ini.

Aktivitas Santai dan Spot Fotografi

Area persawahan ini menjadi tempat favorit untuk berjalan santai di atas pematang sawah. Banyak pengunjung menikmati suasana sambil mengabadikan momen dengan latar belakang padi yang hijau membentang.

Cahaya matahari pagi memberikan nuansa hangat yang indah untuk fotografi, sementara sore hari menghadirkan suasana lebih tenang dan romantis. Tidak sedikit pula yang datang untuk meditasi ringan atau sekadar duduk menikmati keheningan alam.

Akses Mudah dan Lingkungan Asri

Lokasinya cukup mudah dijangkau dari pusat Gianyar maupun Denpasar. Jalan menuju area ini sudah memadai sehingga kendaraan roda dua dan roda empat dapat melintas dengan nyaman.

Lingkungan yang jauh dari kebisingan kota membuat suasana di sekitar persawahan terasa lebih damai. Perpaduan antara keindahan alam, tradisi pertanian, dan udara segar menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi alam menarik di wilayah Gianyar Bali.

By arik

Leave a Reply