Proses ogoh-ogoh Banjar Kaja Tempekan Kubu Delod Tukad Sesetan 2026 menjadi salah satu rangkaian persiapan Hari Raya Nyepi yang penuh makna. Pembuatan ogoh-ogoh ini tidak hanya menampilkan bentuk raksasa yang kuat dan ekspresif, tetapi juga mencerminkan kekompakan serta kreativitas pemuda banjar.
Ogoh-ogoh yang dikerjakan di Banjar Kaja Tempekan Kubu Delod Tukad ini mengambil konsep perwujudan sifat negatif manusia yang harus dikendalikan. Dari tahap awal, proses dimulai dengan pembuatan rangka, pembentukan badan, hingga detail otot dan ekspresi yang dibuat secara teliti agar terlihat hidup dan berkarakter.
Bagaimana proses pembuatan ogoh-ogoh dilakukan?
Proses pembuatan ogoh-ogoh dilakukan secara bertahap. Dimulai dari perancangan konsep, pembentukan struktur utama, pelapisan badan, hingga pengecatan. Setiap tahap dikerjakan secara gotong royong oleh anggota banjar dengan semangat kebersamaan.
Apa keunikan ogoh-ogoh Banjar Kaja Tempekan Kubu Delod Tukad?
Keunikan ogoh-ogoh ini terletak pada detail anatomi, pose dinamis, dan kombinasi warna yang kuat. Hal tersebut membuat tampilan ogoh-ogoh terlihat lebih hidup dan siap dipentaskan saat pengarakan malam Pengerupukan.
Mengapa ogoh-ogoh penting dalam tradisi Bali?
Ogoh-ogoh merupakan simbol pengendalian Bhuta Kala atau sifat buruk dalam diri manusia. Melalui prosesi ini, masyarakat diajak untuk melakukan introspeksi sebelum memasuki Hari Raya Nyepi.
Dengan selesainya proses ogoh-ogoh Banjar Kaja Tempekan Kubu Delod Tukad Sesetan 2026, diharapkan karya ini dapat menjadi kebanggaan banjar serta menambah semarak tradisi budaya Bali.