Pernah dengar saran seperti “upload jam segini biar masuk FYP”? Ungkapan ini memang sering terdengar. Namun kenyataannya, jam posting bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah kontenmu akan dilihat banyak orang.

Instagram menggunakan algoritma dengan berbagai sinyal untuk menentukan konten mana yang layak ditampilkan ke lebih banyak pengguna.


Apa Itu Algoritma Instagram?

Algoritma Instagram adalah sistem yang digunakan untuk memilih, mengurutkan, dan merekomendasikan konten kepada pengguna berdasarkan perilaku, minat, dan interaksi mereka.


Apakah Algoritma Instagram Adil?

Algoritma Instagram pada dasarnya bersifat netral. Ia tidak “memihak” akun tertentu, tetapi memprioritaskan konten yang dianggap relevan dan menarik bagi setiap pengguna.

Dengan kata lain, algoritma tidak menilai siapa kamu, tetapi bagaimana audiens merespons kontenmu.


Faktor yang Mempengaruhi Algoritma Instagram

1. Interaksi Awal

Like, komentar, share, dan save dalam waktu singkat memberi sinyal bahwa kontenmu menarik.

2. Relevansi Konten

Instagram menilai kesesuaian konten dengan minat pengguna berdasarkan aktivitas sebelumnya.

3. Konsistensi Akun

Akun yang rutin mengunggah konten berkualitas cenderung lebih stabil performanya.

4. Jenis Konten

Reels, carousel, dan video sering mendapat prioritas karena mendorong waktu tonton lebih lama.

5. Hubungan dengan Audiens

Konten dari akun yang sering berinteraksi dengan pengguna lebih berpeluang muncul di feed mereka.


Jam Posting Penting, Tapi Bukan Segalanya

Jam upload membantu konten mendapatkan interaksi awal, tetapi tidak bisa menyelamatkan konten yang tidak relevan atau tidak menarik. Kualitas dan engagement tetap menjadi faktor utama.


Cara Menyesuaikan Konten dengan Algoritma IG

  • Buat konten yang relevan dengan audiens
  • Dorong interaksi secara natural
  • Gunakan format konten yang tepat
  • Analisis performa lewat Instagram Insights

Kesimpulan (AEO Friendly)

Algoritma Instagram bekerja berdasarkan interaksi, relevansi, dan kualitas konten, bukan semata-mata jam posting. Konten yang disukai audiens akan tetap punya peluang menjangkau lebih banyak orang.

By gungde

Leave a Reply