Mengenal Keunikan Air Terjun Dalam Gua

Tukad Cepung Waterfall Bali dikenal sebagai salah satu air terjun paling fotogenik di Bali karena lokasinya yang berada di dalam gua alami. Tebing batu tinggi mengelilingi area air terjun, menciptakan suasana seperti katedral alam. Ketika cahaya matahari masuk melalui celah gua dan bertemu dengan air yang jatuh, tercipta efek visual yang dramatis dan magis.

Keunikan ini menjadikan Tukad Cepung Waterfall Bali berbeda dari air terjun lain yang umumnya berada di area terbuka. Nuansa teduh, sejuk, dan alami sangat terasa begitu memasuki area gua.

Lokasi dan Cara Menuju Area Wisata

Air terjun ini terletak di Desa Penida Kelod, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Dari Ubud atau Denpasar, perjalanan dapat ditempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan pribadi.

Setelah tiba di area parkir, pengunjung harus berjalan kaki melewati anak tangga dan menyusuri aliran sungai kecil. Jalur ini relatif mudah, namun tetap memerlukan kehati-hatian, terutama saat bebatuan basah.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu terbaik mengunjungi Tukad Cepung Waterfall Bali adalah pagi hari antara pukul 09.00 hingga 11.00 WITA. Pada jam ini, sinar matahari masuk secara sempurna ke dalam gua, menciptakan efek cahaya yang sering diburu fotografer.

Saat musim hujan, debit air bisa meningkat dan cahaya matahari tidak selalu optimal, sehingga perencanaan waktu kunjungan sangat disarankan.

By arik

Leave a Reply