Pernah kepikiran kenapa pilot dan kopilot sering mendapat menu makanan yang berbeda saat penerbangan? Bagi penumpang, hal ini mungkin terlihat sepele. Tapi di dunia aviasi, aturan kecil seperti ini justru menjadi bagian penting dari sistem keselamatan penerbangan. Jadi pentingna makanan Pilot tidak boleh sama.
Di ketinggian puluhan ribu kaki, setiap detail diperhitungkan — termasuk makanan yang dikonsumsi oleh kru kokpit.
Alasan Utama: Mencegah Risiko Keracunan Bersamaan
Salah satu prinsip utama dalam penerbangan adalah redundansi, yaitu memastikan selalu ada cadangan jika sesuatu terjadi.
Karena itu, di beberapa maskapai:
- Pilot dan kopilot tidak dianjurkan memilih menu yang sama.
- Tujuannya untuk menghindari risiko keduanya mengalami keracunan makanan secara bersamaan.
Jika dua pilot mengalami gangguan kesehatan di waktu yang sama, situasinya bisa menjadi sangat berbahaya karena tidak ada yang mampu mengendalikan pesawat secara optimal.
Protokol ini mungkin terdengar sederhana, tetapi memiliki dampak besar terhadap keselamatan penerbangan.
Kenapa Dunia Aviasi Sangat Ketat Soal Detail Kecil?
Industri penerbangan dikenal dengan standar keamanan yang sangat tinggi. Banyak aturan dibuat bukan karena sering terjadi masalah, tetapi justru untuk mencegah kemungkinan terburuk sebelum terjadi.
Contohnya:
- Pembagian tugas antara pilot dan kopilot
- Pemeriksaan berlapis sebelum lepas landas
- Hingga pemilihan makanan yang berbeda
Dalam aviasi, keselamatan bukan soal reaksi, tapi soal pencegahan.
Apakah Semua Maskapai Menerapkan Aturan Ini?
Tidak semua maskapai memiliki kebijakan yang persis sama. Namun konsep dasarnya tetap serupa, yaitu mengurangi risiko yang bisa memengaruhi kedua pilot sekaligus.
Beberapa maskapai:
- Memberikan pilihan menu berbeda untuk kru kokpit
- Mengatur waktu makan pilot secara terpisah
- Memastikan kualitas makanan kru melalui standar khusus
Semua ini dilakukan agar operasional penerbangan tetap aman dalam berbagai situasi.
Fakta Menarik: Makanan di Udara Tidak Selalu Terasa Sama
Selain soal keselamatan, ada hal unik lainnya. Di ketinggian tinggi, tekanan kabin dan kelembapan udara dapat memengaruhi indera perasa.
Itulah sebabnya makanan di pesawat sering dibuat dengan rasa yang sedikit lebih kuat dibanding makanan di darat.