Karya Palebon I Gusti Ngurah Pageh Adnyana dilaksanakan di Puri Gede Belayu pada 17 Oktober 2025. Upacara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna spiritual. Palebon merupakan bagian penting dari tradisi adat dan keagamaan masyarakat Hindu Bali.
Upacara palebon termasuk dalam rangkaian Pitra Yadnya, yaitu upacara untuk menyucikan roh leluhur. Tujuannya agar roh dapat kembali ke asalnya dengan sempurna. Dalam Karya Palebon I Gusti Ngurah Pageh Adnyana, seluruh prosesi dijalankan sesuai adat dan tradisi yang berlaku.
Persiapan upacara dilakukan jauh hari sebelumnya di lingkungan Puri Gede Belayu. Keluarga puri, krama adat, dan masyarakat sekitar turut terlibat secara gotong royong. Kebersamaan ini menjadi ciri kuat dalam setiap pelaksanaan upacara adat Bali.
Sarana upacara seperti bade dan lembu digunakan sebagai simbol pelepasan unsur duniawi. Pada Karya Palebon I Gusti Ngurah Pageh Adnyana, sarana upacara dibuat dengan penuh ketelitian dan nilai seni tinggi. Hal ini mencerminkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Bali.
Pelaksanaan palebon tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga pengingat tentang siklus kehidupan. Upacara ini mengajarkan nilai keikhlasan, ketulusan, dan keseimbangan antara kehidupan dunia dan spiritual.
Melalui Karya Palebon I Gusti Ngurah Pageh Adnyana, tradisi leluhur kembali dijaga dan dilestarikan. Upacara ini menjadi bagian penting dari identitas budaya Bali yang terus hidup hingga kini.