Bagaimana hasil penyaluran dana dari program donasi sosial yang diadakan oleh ST. Tunas Muda melalui karya ogoh-ogoh tahun 2026? Pada hari Minggu, 29 Maret 2026, dana Donasi Sosial Banjar Dukuh Mertajati yang terkumpul melalui metode odong-ogoh sebesar Rp 13.393.000 telah resmi disalurkan. Dana tersebut dialokasikan untuk membantu anggota komunitas yang sakit serta warga banjar yang membutuhkan dalam bentuk uang tunai dan paket sembako.
Rincian Alokasi Dana Donasi Sosial Banjar Dukuh
Sebagai wujud transparansi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi, program Donasi Sosial Banjar Dukuh Mertajati ini dibagi menjadi tiga bagian utama. Berikut adalah rincian penyalurannya:
1. Bantuan Tunai bagi Anggota Komunitas
Sebesar 30% dari total dana yang terkumpul diberikan langsung sebagai bantuan tunai kepada salah satu anggota ST. Tunas Muda yang sedang dalam kondisi sakit, yaitu I Ketut Murna. Hal ini menunjukkan rasa kekeluargaan yang kuat di dalam banjar.
2. Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Porsi terbesar, yaitu 50% dari dana, digunakan untuk pengadaan paket sembako. Bantuan ini disalurkan kepada 36 warga di Banjar Dukuh Mertajati yang tercatat dalam kategori disabilitas, individu dengan kondisi kesehatan khusus, serta anak yatim piatu. Oleh karena itu, manfaat dari karya seni ogoh-ogoh tahun ini dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.
3. Biaya Operasional dan Keberlanjutan
Sisa 20% dari dana digunakan untuk menutupi biaya operasional program, seperti biaya listrik dan kebutuhan teknis lainnya selama masa pameran ogoh-ogoh berlangsung.
Sinergi Masyarakat dalam Donasi Sosial Banjar Dukuh
Keberhasilan program Donasi Sosial Banjar Dukuh Mertajati ini tidak lepas dari antusiasme masyarakat Sidakarya dan pengunjung yang hadir. Tanpa partisipasi aktif melalui kotak donasi odong-ogoh, realisasi bantuan sosial ini tidak akan berjalan lancar. Selain itu, program ini menjadi bukti bahwa kreativitas pemuda (Sekaa Teruna-Teruni) dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial desa.
Kesimpulan: Karya Seni untuk Kemanusiaan
Program ini membuktikan bahwa seni ogoh-ogoh bukan sekadar hiburan visual, melainkan juga wadah kemanusiaan. Dengan demikian, semangat gotong royong dalam Donasi Sosial Banjar Dukuh Mertajati diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak di masa depan.
Pesan Panitia: “Sekali lagi, kami hanya sebagai penyalur. Tanpa antusias dari masyarakat, program ini tidak akan berjalan lancar. Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang terlibat.”