Pesona Mistis Nyikliwon Lampung menjadi daya tarik utama dalam gelaran Sasih Kesanga Fest tahun ini. Mahakarya ini merupakan hasil kreativitas luar biasa dari krama Banjar Dharmajati yang berlokasi di Provinsi Lampung. Secara harfiah, figur “Nyi Kliwon” merepresentasikan kekuatan mistis yang sangat kental dalam kepercayaan masyarakat. Selain itu, prosesi ini bertujuan untuk melestarikan tradisi luhur meskipun berada jauh dari Pulau Dewata. Oleh karena itu, kehadiran ogoh-ogoh ini selalu dinantikan oleh ribuan penonton yang memadati area festival.
Dalam visualisasinya, Pesona Mistis Nyikliwon Lampung menampilkan detail anatomi yang sangat mengagumkan. Sosok raksasa ini memiliki kulit dengan nuansa hijau sempurna yang memberikan kesan angker namun estetik. Namun, keunikan utamanya terletak pada perpaduan ornamen emas yang mewah dengan pose yang sangat dinamis. Warna hijau tersebut melambangkan kekuatan alam bawah yang harus diharmoniskan sebelum hari suci Nyepi. Jadi, setiap pasang mata yang melihatnya akan merasakan aura spiritual yang sangat kuat dari karya seni ini.
Selanjutnya, Pesona Mistis Nyikliwon Lampung juga membawa pesan filosofis tentang keseimbangan alam semesta. Sosok Nyi Kliwon digambarkan sedang mendominasi ruang dengan cakar yang tajam dan ekspresi wajah yang penuh teror. Akibatnya, penonton dapat merasakan perjuangan manusia dalam menghadapi kekuatan negatif atau Bhuta Kala. Iring-iringan gamelan yang megah turut mengiringi langkah para pemuda Br. Dharmajati saat mengarak mahakarya ini. Akhirnya, seluruh rangkaian acara berhasil menciptakan suasana sakral yang tidak akan terlupakan bagi warga Lampung.
Keberhasilan penampilan Pesona Mistis Nyikliwon Lampung adalah bukti nyata soliditas umat Hindu di perantauan. Pemuda Banjar Dharmajati sangat menjunjung tinggi nilai gotong royong dalam menyelesaikan setiap detail patung. Bahkan, mereka berhasil memadukan unsur budaya lokal dengan pakem seni tradisional Bali secara apik. Jadi, identitas budaya tetap terjaga dengan sangat baik di tengah kemajemukan masyarakat Provinsi Lampung. Tradisi ini pun diharapkan terus berkembang sebagai magnet pariwisata budaya yang membanggakan bagi generasi mendatang.