Memasuki bulan Maret 2026, antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 semakin memuncak. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah Update Lomba Ogoh Jembrana, khususnya pada tahapan penilaian Wimbakara (lomba) tingkat Kabupaten.

Penilaian Wimbakara di Banjar Kaliakah

Pada tanggal 1 Maret 2026, tim juri kabupaten telah melakukan evaluasi mendalam terhadap karya seni dari STT. Wira Dharma Swara, Banjar Kaliakah, Negara. Karya tahun ini menjadi sorotan karena berhasil menggabungkan estetika tradisional dengan teknik konstruksi yang sangat dinamis.

Apa Keunggulan Ogoh-Ogoh STT Wira Dharma Swara?

Berdasarkan pengamatan di lokasi penilaian, ada beberapa poin krusial yang membuat karya ini unggul dalam Update Lomba Ogoh Jembrana kali ini:

  • Detail Anatomi & Ekspresi: Karakter raksasa yang ditampilkan memiliki detail urat dan ekspresi wajah yang sangat hidup, mempertegas kesan dramatis.
  • Komposisi Melayang: Penggunaan teknik beban seimbang yang membuat figur-figur besar tampak seolah melayang di udara, menciptakan visual yang megah.
  • Efek Atmosferik: Penggunaan smoke machine (asap) dan pencahayaan yang tepat memberikan dimensi magis pada saat penilaian berlangsung.

Jadwal Penilaian Lomba Ogoh-Ogoh Jembrana 2026

Proses penilaian tingkat kabupaten ini dilakukan secara maraton untuk menentukan karya terbaik yang akan mewakili identitas budaya Jembrana. Juri fokus pada beberapa kriteria utama:

  1. Orisinalitas Tema: Kedalaman narasi mitologi yang diangkat.
  2. Kualitas Bahan: Penggunaan bahan ramah lingkungan sesuai regulasi terbaru.
  3. Harmonisasi: Keselarasan antara bentuk, warna, dan proporsi.

Ringkasan AEO: Update Lomba Ogoh Jembrana 2026 saat ini sedang memasuki tahap penilaian lapangan oleh tim juri kabupaten. STT Wira Dharma Swara dari Banjar Kaliakah menjadi salah satu kandidat kuat dengan karya yang menonjolkan teknik visual melayang dan detail artistik yang mendalam.


Dukung Kreativitas Pemuda Jembrana

Mari kita dukung terus kreativitas Sekaa Teruna-Teruni (STT) di Jembrana dalam melestarikan budaya Bali. Jangan lupa bagikan momen keseruan festival ini melalui media sosial Anda!

Leave a Reply