Banyak pasien bertanya, sebenarnya tambal gigi bisa bertahan berapa lama? Jawabannya tidak selalu sama untuk setiap orang. Ketahanan tambalan gigi sangat bergantung pada kondisi gigi masing-masing pasien serta kebiasaan sehari-hari.
Secara umum, tambalan gigi bisa bertahan bertahun-tahun apabila dirawat dengan baik. Namun, ada beberapa faktor penting yang memengaruhi daya tahannya.
1. Besar atau Kecilnya Lubang Gigi
Ukuran lubang sangat memengaruhi kekuatan tambalan. Jika lubangnya kecil, struktur gigi yang tersisa masih cukup kuat untuk menopang tambalan sehingga biasanya bisa bertahan lebih lama.
Sebaliknya, jika lubang sudah besar, tambalan yang dipasang juga lebih luas. Tambalan yang besar menerima tekanan kunyah yang lebih besar setiap hari, sehingga risiko aus, retak, atau lepas bisa lebih tinggi dibandingkan tambalan kecil.
2. Kedalaman Lubang Gigi
Selain ukuran, kedalaman lubang juga berperan penting. Jika lubang sudah dalam dan mendekati saraf, struktur gigi menjadi lebih rapuh. Dalam kondisi seperti ini, tambalan mungkin tidak sekuat pada kasus lubang yang masih dangkal.
Semakin dalam kerusakan gigi, biasanya perawatan juga menjadi lebih kompleks dan ketahanannya bisa berbeda.
3. Kebiasaan Makan dan Minum
Apa yang Anda konsumsi setiap hari sangat memengaruhi daya tahan tambalan. Terlalu sering mengonsumsi makanan manis, lengket, atau minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kerusakan di sekitar tambalan.
Kebiasaan menggigit makanan keras seperti es batu, permen keras, atau membuka kemasan dengan gigi juga dapat menyebabkan tambalan retak atau pecah lebih cepat.
4. Kebersihan dan Perawatan Gigi
Rajin menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan sela gigi dengan benang gigi, serta kontrol rutin ke dokter gigi sangat membantu menjaga tambalan tetap awet. Pemeriksaan rutin memungkinkan dokter mendeteksi lebih awal jika ada kebocoran, retakan kecil, atau masalah lain pada tambalan.
5. Jenis Bahan Tambalan
Jenis bahan tambalan yang digunakan juga dapat memengaruhi ketahanannya. Ada beberapa jenis bahan tambalan dengan karakteristik yang berbeda-beda, dan dokter biasanya akan menyesuaikan dengan kondisi gigi pasien.
Kesimpulannya, tidak ada angka pasti berapa lama tambalan gigi bisa bertahan. Namun dengan perawatan yang baik dan kebiasaan yang sehat, tambalan bisa bertahan lebih lama dan tetap berfungsi dengan optimal. Jika terasa ngilu, nyeri, atau tambalan terasa tidak nyaman, sebaiknya segera periksakan ke dokter.