Suasana penilaian ogoh-ogoh Zona 6 karya ST Wija Adnya di Legian Tengah dengan detail karakter dan ornamen yang kuat

Penilaian Zona 6 menghadirkan antusiasme luar biasa di Legian Tengah. Kali ini, giliran ST. Wija Adnya yang menjadi sorotan dalam proses evaluasi karya ogoh-ogoh tingkat zona.

Kegiatan penilaian ini menjadi bagian penting dari rangkaian seleksi ogoh-ogoh tingkat kabupaten, di mana setiap Sekaa Teruna menampilkan karya terbaiknya dengan konsep matang dan detail maksimal.


Apa Itu Penilaian Zona 6?

Penilaian zona merupakan sistem pembagian wilayah untuk mempermudah proses evaluasi ogoh-ogoh sebelum melaju ke tahap berikutnya.

Di Zona 6, para peserta dinilai berdasarkan beberapa aspek utama:

  • Konsep dan Filosofi
  • Kekuatan Karakter & Ekspresi
  • Teknik Pengerjaan dan Detail
  • Inovasi Visual
  • Kesesuaian dengan Nilai Tradisi Bali

Sistem ini memastikan setiap karya mendapatkan penilaian objektif dan terstruktur.


ST. Wija Adnya Legian Tengah Tampilkan Karya Terbaik

Sebagai salah satu Sekaa Teruna aktif di wilayah Legian Tengah, ST. Wija Adnya dikenal konsisten menghadirkan karya dengan sentuhan artistik yang kuat.

Beberapa hal yang biasanya menjadi sorotan dalam penilaian:

  • Anatomi ogoh-ogoh yang proporsional
  • Pewarnaan dramatis dan hidup
  • Detail ornamen yang rumit
  • Stabilitas struktur saat dipajang

Karya yang matang secara konsep dan teknis tentu menjadi nilai tambah saat proses penjurian berlangsung.


Mengapa Penilaian Zona Penting?

Penilaian zona bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki tujuan besar:

1. Menjaga Kualitas Tradisi

Standarisasi memastikan ogoh-ogoh tetap menghormati nilai budaya dan pakem tradisi.

2. Mendorong Inovasi Generasi Muda

Sekaa Teruna diberi ruang untuk berkreasi tanpa melupakan filosofi dasar.

3. Meningkatkan Daya Saing Antar Banjar

Setiap tim berlomba menghadirkan konsep yang lebih kuat dan unik dari tahun sebelumnya.


Kesimpulan

Penilaian Zona 6 di Legian Tengah menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda Bali terus berkembang. ST. Wija Adnya menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam membawa karya ogoh-ogoh yang bukan hanya megah secara visual, tetapi juga sarat makna.

Tradisi tetap hidup, inovasi terus bergerak.

Leave a Reply