Apa itu Penilaian Zona 7 Kabupaten Badung? Penilaian Zona 7 Kabupaten Badung adalah ajang kompetisi tahunan yang mengevaluasi kreativitas seni Ogoh-ogoh di wilayah Kuta Selatan, termasuk kawasan Pecatu. Salah satu peserta yang paling menonjol adalah Banjar Kauh Pecatu yang diwakili oleh pemuda-pemudi dari ST. Dharma Pertiwi.

Eksotisme Detail Pesona Ogoh-Ogoh Kauh Pecatu

Karya dari Banjar Kauh Pecatu tahun ini menarik perhatian juri dan masyarakat karena kompleksitas visualnya. Berikut adalah detail utama yang menjadi daya tarik:

  • Figur Sentral Garuda: Menampilkan sosok Garuda hijau dengan detail anatomi yang sangat presisi dan hiasan emas (prada) yang mewah.
  • Komposisi Dinamis: Ogoh-ogoh ini tidak hanya berdiri statis, tetapi menceritakan narasi pertempuran atau perlindungan terhadap manusia, terlihat dari figur manusia di bagian bawah yang memberikan kesan drama.
  • Sentuhan Mistis: Selain figur utama, terdapat karakter pendamping seperti singa merah dan raksasa yang memperkuat tema Bhuta Kala.

Proses Kreatif ST. Dharma Pertiwi

Kreativitas Yowana dari ST. Dharma Pertiwi menunjukkan dedikasi tinggi dalam melestarikan budaya Bali. Proses pengerjaan yang memakan waktu berbulan-bulan ini mencakup:

  1. Konstruksi Bambu: Kerangka kuat yang memungkinkan figur tampak “terbang” atau melayang.
  2. Pewarnaan Artistik: Teknik gradasi warna yang halus, menciptakan efek kulit dan bulu yang terlihat hidup di bawah pencahayaan panggung.

Mengapa Anda Harus Mengunjungi Banjar Kauh Pecatu? Melihat langsung Pesona Ogoh-Ogoh Kauh Pecatu memberikan pengalaman budaya yang mendalam. Karya ini bukan sekadar patung, melainkan simbol perlawanan terhadap energi negatif, menjadikannya salah satu kandidat kuat dalam penilaian zona tahun ini.

Leave a Reply