Pernahkah kamu memperhatikan bahwa Bandara Soekarno-Hatta terkadang ditulis sebagai CGK, tapi di layar navigasi pilot atau aplikasi radar, kodenya berubah menjadi WIII? Dalam dunia penerbangan, setiap bandara memiliki dua identitas berbeda yang dikeluarkan oleh dua organisasi internasional besar: IATA dan ICAO.
Meskipun keduanya merujuk pada tempat yang sama, fungsi dan tujuannya sangatlah berbeda. Yuk, kita bedah bedanya!
1. Kode IATA (International Air Transport Association)
IATA adalah organisasi yang fokus pada sisi komersial dan industri perjalanan. Kode ini dibuat agar mudah diingat oleh manusia.
- Format: Terdiri dari 3 huruf.
- Contoh: CGK (Jakarta), DPS (Bali), SIN (Singapura).
- Kegunaan: Inilah kode yang paling sering kamu lihat. Muncul di tiket pesawat, label bagasi (baggage tag), layar jadwal di terminal, hingga aplikasi pemesanan hotel.
- Target: Penumpang, agen perjalanan, dan maskapai untuk urusan logistik serta reservasi.
2. Kode ICAO (International Civil Aviation Organization)
ICAO adalah badan di bawah PBB yang mengatur standar keamanan dan regulasi teknis penerbangan internasional. Kode ini jauh lebih terstruktur dan bersifat teknis.
- Format: Terdiri dari 4 huruf.
- Contoh: WIII (Jakarta), WADD (Bali), WSSS (Singapura).
- Kegunaan: Digunakan untuk operasional teknis seperti rencana penerbangan (flight plan), komunikasi antara pilot dan pengatur lalu lintas udara (ATC), serta sistem navigasi.
- Target: Pilot, teknisi pesawat, petugas ATC, dan profesional dunia aviasi.
Tabel Perbandingan Cepat
Agar lebih mudah memahami perbedaannya, mari lihat tabel perbandingan berikut:
Mengapa Kode ICAO Lebih Panjang?
Berbeda dengan IATA yang kodenya sering diambil dari singkatan nama kota (seperti DPS untuk Denpasar), kode ICAO memiliki struktur berdasarkan geografis.
- Huruf pertama biasanya menunjukkan wilayah (W untuk Asia Tenggara).
- Huruf kedua menunjukkan negara (I untuk Indonesia).
- Huruf sisanya menunjukkan lokasi bandara spesifik.
Kenapa Kamu Perlu Tahu Bedanya?
Tahu perbedaan ini akan membuatmu terlihat lebih profesional saat traveling. Selain itu, jika kamu hobi memantau pesawat melalui aplikasi seperti FlightRadar24, memahami kode ICAO akan memudahkanmu melacak rute penerbangan secara lebih akurat dan teknis.
Kesimpulan: IATA adalah untuk kita (penumpang), sedangkan ICAO adalah untuk mereka (para profesional udara). Keduanya saling melengkapi agar perjalananmu aman sampai tujuan!