Apa Itu Ogoh Ogoh Banjar Lantang Bejuh?

Ogoh Ogoh Banjar Lantang Bejuh merupakan karya seni tradisional yang dibuat oleh pemuda ST Taman Sari, Denpasar Selatan, dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1948. Patung ini menampilkan karakter raksasa dengan ekspresi tegas, mata melotot, serta detail ornamen khas Bali yang kaya akan makna simbolis.

Ogoh-ogoh bukan sekadar karya visual, tetapi melambangkan bhuta kala atau energi negatif yang harus dinetralisir sebelum memasuki Tahun Baru Saka.


Bagaimana Proses Pembuatan Ogoh Ogoh Banjar Lantang Bejuh?

Proses pembuatan dilakukan secara bertahap dan melibatkan kerja sama seluruh anggota banjar.

1. Perancangan Konsep
Tahap awal dimulai dari diskusi ide dan pembuatan sketsa desain. Konsep karakter ditentukan agar memiliki ciri khas serta nilai filosofi yang kuat.

2. Pembuatan Rangka
Rangka dibuat menggunakan besi dan bambu sebagai struktur utama agar kokoh saat diarak keliling desa.

3. Pembentukan Tubuh dan Detail
Tubuh dibentuk menggunakan styrofoam dan dilapisi kertas serta lem. Detail wajah, gigi, kumis, dan ekspresi dibuat dengan teliti untuk menghasilkan kesan hidup dan dramatis seperti pada gambar di atas.

4. Pengecatan dan Finishing
Tahap akhir adalah pengecatan menggunakan teknik gradasi warna agar terlihat realistis. Ornamen emas dan aksesoris dipasang untuk memperkuat karakter.


Berapa Lama Proses Pengerjaannya?

Pembuatan biasanya memakan waktu satu hingga dua bulan tergantung tingkat kerumitan desain dan jumlah anggota yang terlibat. Proses ini dilakukan secara gotong royong pada malam hari setelah aktivitas sehari-hari selesai.


Apa Makna Ogoh-Ogoh Bagi Banjar Lantang Bejuh?

Bagi masyarakat Banjar Lantang Bejuh Denpasar Selatan, ogoh-ogoh menjadi simbol kreativitas, solidaritas, dan pelestarian budaya Bali. Selain sebagai bagian dari ritual Nyepi, karya ini juga menjadi ajang menunjukkan kemampuan seni generasi muda.


Kesimpulan

Ogoh Ogoh Banjar Lantang Bejuh Caka 1948 mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi dalam menjaga tradisi. Dengan proses yang terstruktur dari perancangan hingga finishing, karya ini menjadi simbol budaya yang membanggakan bagi masyarakat Denpasar Selatan.

Leave a Reply