Pernah merasa caption yang kamu tulis sudah informatif dan tertata rapi, tetapi respons audiens tetap minim? Bisa jadi masalahnya bukan di struktur atau kata-kata, melainkan karena kurangnya sisi personal.
Audiens cenderung terhubung dengan manusia, bukan dengan akun yang terasa kaku atau seperti robot. Di sinilah peran personal touch menjadi sangat penting dalam caption dan konten digital.
Apa Itu Personal Touch dalam Konten?
Personal touch adalah unsur kepribadian, pengalaman, dan sudut pandang pribadi yang disisipkan dalam konten agar terasa lebih manusiawi, relevan, dan dekat dengan audiens.
Kenapa Personal Touch Penting?
1. Membangun Koneksi Emosional
Audiens lebih mudah terhubung dengan cerita dan pengalaman nyata dibandingkan pernyataan umum.
2. Membuat Konten Terasa Lebih Otentik
Konten yang personal terasa jujur dan tidak dibuat-buat.
3. Meningkatkan Engagement
Caption yang terasa “ngobrol” mendorong audiens untuk berkomentar dan berbagi pengalaman.
Cara Menambahkan Personal Touch di Caption
Ceritakan Pengalaman Pribadi
Tidak harus sempurna. Kejujuran jauh lebih penting daripada hasil yang terlihat ideal.
Gunakan Kata Ganti Aku dan Kamu
Bahasa percakapan membuat caption terasa lebih dekat dan natural.
Sisipkan Opini atau Insight Pribadi
Sudut pandang unik adalah pembeda utama dari konten lain.
Tulis Seolah Sedang Bercerita ke Teman
Bayangkan kamu sedang berbagi cerita santai, bukan memberi presentasi.
Contoh Perbandingan Caption
Tanpa personal touch:
“Konsistensi penting untuk membangun engagement.”
Dengan personal touch:
“Aku juga pernah merasa sangat stuck saat harus bikin konten tiap hari. Sampai akhirnya sadar, yang bikin bertahan bukan motivasi besar, tapi rutinitas kecil yang konsisten.”
Perbedaannya bukan pada informasi, tetapi pada cerita.