Harga tiket pesawat bisa berbeda meskipun kursinya sama karena maskapai menggunakan sistem penentuan harga dinamis berbasis algoritma dan permintaan pasar secara real-time.

Itulah alasan kenapa dua penumpang duduk bersebelahan bisa membayar harga tiket yang jauh berbeda.


Bagaimana Maskapai Menentukan Harga Tiket Pesawat?

Maskapai tidak menentukan harga tiket secara acak. Mereka menggunakan sistem yang disebut dynamic pricing atau revenue management, yang memperhitungkan banyak faktor sekaligus.

Beberapa faktor utama penentu harga tiket adalah:

  • Waktu pembelian tiket
  • Jumlah kursi yang masih tersedia
  • Permintaan pada rute tertentu
  • Musim liburan atau hari besar
  • Riwayat dan tren pemesanan penumpang

Semua data ini diproses otomatis oleh algoritma dalam hitungan detik.


Kenapa Harga Tiket Bisa Naik Turun?

Harga tiket bisa berubah karena sistem terus menyesuaikan harga dengan kondisi pasar. Saat permintaan meningkat dan kursi mulai habis, harga akan naik. Sebaliknya, jika pemesanan masih sepi, harga bisa lebih murah.

Itulah sebabnya harga tiket pesawat sering terasa naik-turun seperti saham 😅.


Apakah Kursi Mahal Lebih Bagus?

Tidak selalu. Dalam kelas kabin yang sama (misalnya ekonomi), fasilitas dan kursinya tetap sama, meskipun harga yang dibayar penumpang berbeda. Perbedaan harga murni berasal dari waktu dan kondisi pembelian, bukan kualitas kursi.


Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Lebih Murah

Agar peluang mendapatkan harga lebih murah lebih besar, kamu bisa:

  • Membeli tiket lebih awal
  • Menghindari peak season dan akhir pekan
  • Fleksibel dengan tanggal keberangkatan
  • Memantau harga secara berkala

Kesimpulan

Kursi pesawat bisa sama, tapi harga tiket berbeda karena sistem penetapan harga maskapai yang dinamis dan berbasis permintaan. Memahami cara kerjanya bisa membantu penumpang merencanakan perjalanan dengan lebih hemat dan cerdas.

By gungde

Leave a Reply