Banyak orang pernah panik setelah mendengar berita tentang penumpang yang mencoba membuka pintu pesawat saat berada di udara. Sekilas terdengar menakutkan, tapi secara ilmiah, hal itu hampir mustahil terjadi.
Dunia penerbangan sudah dirancang dengan sistem keamanan berlapis, bahkan didukung oleh hukum fisika yang membuat pintu pesawat tetap tertutup rapat selama penerbangan.
Kenapa Pintu Pesawat Tidak Bisa Dibuka di Udara?
Jawaban utamanya adalah perbedaan tekanan udara.
Saat pesawat berada di ketinggian jelajah:
- Tekanan udara di luar pesawat jauh lebih rendah.
- Kabin pesawat tetap bertekanan agar penumpang bisa bernapas nyaman.
Perbedaan tekanan ini menciptakan dorongan yang sangat besar pada pintu pesawat, bahkan bisa mencapai beberapa ton. Akibatnya, pintu justru “terkunci” oleh tekanan dari dalam.
Jadi bukan hanya sistem pengunci yang bekerja — tetapi juga hukum alam.
Cara Kerja Desain Pintu Pesawat
Sebagian besar pintu dirancang dengan sistem plug-type door, yaitu pintu yang sedikit lebih besar dari bingkainya.
Artinya:
- Pintu harus ditarik ke dalam terlebih dahulu sebelum bisa dibuka keluar.
- Selama tekanan kabin masih ada, pintu tidak bisa ditarik ke dalam.
Desain ini membuat pintu semakin kuat tertutup ketika pesawat berada di ketinggian.
Apa yang Terjadi Jika Ada Penumpang Mencoba Membuka Pintu?
Meski kadang ada insiden penumpang bertindak tidak wajar, risiko pintu terbuka tetap sangat kecil.
Beberapa alasan kenapa tidak perlu panik:
- Awak kabin terlatih menghadapi situasi darurat.
- Sistem keamanan pesawat sangat ketat.
- Tekanan udara membuat pintu tidak bisa digerakkan.
Karena itu, jika kamu mendengar cerita seperti ini, kemungkinan besar itu hanya percobaan yang tidak akan berhasil.
Kenapa Edukasi Penerbangan Penting untuk Penumpang?
Banyak ketakutan saat terbang sebenarnya muncul karena kurangnya informasi. Dengan memahami cara kerja pesawat, penumpang bisa merasa lebih tenang dan percaya pada sistem keselamatan yang ada.
Beberapa fakta yang sering disalahpahami:
- Suara mesin berubah bukan berarti rusak
- Turbulensi bukan tanda bahaya
- Dan pintu tidak bisa dibuka saat terbang