Melakukan perjalanan menuju Bali Utara adalah petualangan melintasi dataran tinggi yang menawarkan pemandangan berbeda dari hiruk-pikuk Bali Selatan. Jalur ini dikenal dengan jalanan berkelok, udara pegunungan yang sejuk, serta tantangan cuaca yang dinamis, terutama saat memasuki kawasan perbukitan.
Perjalanan dari arah Denpasar atau Badung menuju Buleleng (Bali Utara) biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Berikut adalah elemen utama yang akan Anda temui:
- Pemandangan Pegunungan: Rute utama melalui Bedugul menyuguhkan panorama danau dan hutan tropis yang hijau.
- Kondisi Jalan: Jalur ini didominasi oleh aspal yang mulus namun memiliki banyak tikungan tajam dan tanjakan curam.
- Cuaca yang Berubah-ubah: Saat memasuki dataran tinggi, cuaca sering kali berubah drastis dari panas menjadi mendung atau berkabut.
Berdasarkan dokumentasi perjalanan terbaru, pengendara harus waspada terhadap perubahan kondisi jalan, terutama di sore hari atau setelah hujan.
1. Kabut Tebal (Fog)
Pada titik-titik tertentu di ketinggian, jarak pandang bisa berkurang secara signifikan akibat kabut tebal yang menyelimuti jalanan. Sangat disarankan untuk:
- Menyalakan lampu utama kendaraan agar terlihat oleh pengendara lain.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan.
2. Aspal Basah dan Licin
Selesai hujan, aspal cenderung menjadi sangat licin. Pantulan cahaya pada permukaan jalan yang basah terkadang menyilaukan, sehingga konsentrasi ekstra sangat diperlukan bagi pengguna sepeda motor maupun mobil.
Rute paling populer adalah melalui Jalan Raya Denpasar-Singaraja (via Bedugul). Rute ini melewati destinasi ikonik seperti Pura Ulun Danu Beratan. Alternatif lainnya adalah melalui rute Pupuan yang lebih santai namun lebih jauh.
Jalur menuju Bali Utara cukup menantang karena banyaknya tikungan dan tanjakan. Pengendara pemula disarankan untuk ekstra hati-hati, memastikan rem kendaraan dalam kondisi prima, dan tidak memacu kendaraan terlalu kencang saat kondisi berkabut.
Berangkatlah pada pagi hari (sekitar pukul 07:00 WITA) untuk menghindari kabut tebal di sore hari dan meminimalisir risiko terjebak hujan di tengah perjalanan.
Perjalanan menuju Bali Utara bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan sebuah pengalaman visual yang menakjubkan. Dengan persiapan kendaraan yang baik dan kewaspadaan terhadap kondisi alam seperti kabut dan jalan licin, perjalanan Anda akan menjadi momen yang tak terlupakan di Pulau Dewata.