Pada Hari Purnama, banyak umat Hindu Bali menyempatkan diri untuk melakukan melukat, salah satu ritual pembersihan diri yang sarat makna spiritual. Pantai menjadi pilihan tempat karena dipercaya sebagai ruang suci yang memiliki kekuatan alam untuk menetralisir energi negatif.

Melukat adalah ritual pembersihan spiritual yang berasal dari tradisi Hindu Bali. Ritual ini bertujuan untuk membersihkan energi negatif yang melekat dalam diri seseorang, baik yang bersumber dari pikiran, perasaan, maupun pengaruh lingkungan sekitar. Proses melukat biasanya dilakukan dengan air suci sebagai media utama.

Hari Purnama dipercaya sebagai waktu terbaik untuk pembersihan batin karena energi alam berada pada titik paling seimbang. Bulan purnama melambangkan kesempurnaan dan penerangan, sehingga ritual melukat pada hari ini diharapkan mampu memberikan dampak spiritual yang lebih kuat.

Persembahan atau banten yang diletakkan di pasir pantai melambangkan rasa syukur dan ketulusan hati kepada Sang Pencipta. Unsur bunga, daun, dan air menjadi simbol keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Melukat di pantai saat Hari Purnama bukan sekadar ritual, tetapi sebuah perjalanan spiritual untuk kembali menyelaraskan diri. Di tengah kesibukan hidup, ritual ini menjadi momen refleksi agar manusia dapat hidup lebih seimbang, tenang, dan penuh kesadaran.

Leave a Reply