Ogoh-Ogoh yang berada di Banjar gemeh merupakan karya seni tradisional yang dibuat sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Raya Nyepi. Ogoh-Ogoh ini menampilkan bentuk tubuh yang dinamis dengan pose ekstrem, sehingga memberikan kesan gerak dan kekuatan visual yang menonjol.

Struktur Ogoh-Ogoh Banjar Gemeh berdiri kokoh di atas rangka penyangga dengan posisi tubuh yang seolah melayang. Desain ini menunjukkan kreativitas tinggi serta ketelitian teknis dalam menjaga keseimbangan antara bentuk, struktur, dan estetika.

Ogoh-Ogoh ini terlihat dibuat menggunakan rotan sebagai bahan utama rangka tubuh. Rotan dipilih karena memiliki karakter kuat, lentur, dan ringan, sehingga memungkinkan pembentukan pose yang kompleks dan ekstrem tanpa membebani struktur keseluruhan. Setelah rangka rotan terbentuk, permukaan Ogoh-Ogoh dilapisi bahan pendukung untuk memperhalus anatomi sebelum proses finishing.

Proses pembuatan Ogoh-Ogoh Banjar Gemeh melibatkan kerja bersama masyarakat banjar, terutama generasi muda yang tergabung dalam sekaa teruna. Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam menghasilkan satu karya bersama.

Penggunaan rotan sebagai material utama juga menunjukkan pemanfaatan bahan alam yang efektif dan efisien. Teknik pembentukan yang presisi membuat Ogoh-Ogoh tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga aman dan stabil saat dipindahkan atau dipersiapkan untuk pementasan.

Secara keseluruhan, Ogoh-Ogoh Banjar Gemeh menampilkan perpaduan antara kreativitas, teknik konstruksi, dan kerja kolektif masyarakat. Karya ini menjadi bukti bahwa seni tradisional Bali terus berkembang melalui inovasi bentuk dan pemanfaatan material yang tepat

Leave a Reply