Masa kecil sering diisi oleh momen yang tak terlupakan, terutama pengalaman bermain di tempat hiburan lokal bersama teman dan saudara. Bagi banyak orang yang tumbuh besar di Denpasar, salah satu kenangan terindah adalah bermain bom-bom car di area Jl. Sutoyo,Denpasar, Bali . Permainan ini bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pengalaman masa kecil yang membentuk kebahagiaan sederhana di era itu.
Bom-Bom Car dan Hiburan Anak di Denpasar pada Masa Lalu
Pada era 1980-an hingga 1990-an, salah satu tempat hiburan keluarga yang populer di Denpasar adalah Supermarket Tiara Dewata yang berlokasi di Jalan Sutoyo (sekarang Jalan Sudirman) . Tempat ini bukan hanya destinasi belanja, tetapi juga pusat rekreasi dengan area bermain untuk anak-anak, termasuk wahana bom-bom car yang menjadi favorit banyak keluarga.
Permainan bom-bom car adalah wahana mobil listrik kecil yang dapat dikendarai oleh dua orang sekaligus. Anak-anak akan duduk di kursi mobil kecil itu dan saling menabrakkan mobil satu sama lain sepuasnya di arena khusus. Popularitas permainan ini membuat antrean panjang sering terlihat pada akhir pekan atau hari libur sekolah, karena banyak anak rela menunggu giliran demi merasakan sensasi mengendarai mobil bom-bom bersama teman.
Jl. Sutoyo sebagai Bagian Kenangan Lokal
Bagi warga Denpasar yang tumbuh besar di sekitar Jalan Sutoyo, kawasan tersebut menyimpan banyak cerita. Selain menjadi jalur utama kota, Jl. Sutoyo dikenal karena lokasinya yang dekat dengan pusat kegiatan dan tempat hiburan keluarga. Supermarket seperti Tiara Dewata yang berdiri di sana tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga ruang berkumpul bagi keluarga, terutama anak-anak yang ingin bermain dan bersenang-senang.
Kenangan bermain bom-bom car di Jl. Sutoyo bukan sekadar permainan nostalgia, tetapi juga tentang kebersamaan keluarga dan komunitas. Anak-anak pada masa itu sering berkumpul setelah sekolah untuk menikmati wahana yang tersedia, sementara orang tua melihat dari pinggir arena sambil mengamati dan berbincang ringan tentang hari mereka. Suasana seperti itu menciptakan kenangan yang tak mudah terlupakan ketika seseorang mengenang masa kecilnya di Denpasar.
Mengapa Kenangan Itu Berarti
Bermain bom-bom mobil di Jl. Sutoyo simbol menjadi masa kecil yang sederhana namun penuh kebahagiaan. Di era sebelum maraknya pusat permainan modern dan teknologi digital, wahana seperti ini memberikan ruang untuk anak-anak bergerak, berinteraksi, dan bersosialisasi secara langsung. Interaksi ini berbeda dengan permainan masa kini yang lebih banyak dilakukan melalui layar.
Kenangan ini juga mencerminkan perubahan kota dari waktu ke waktu. Seiring berkembangnya Denpasar, banyak tempat permainan seperti bom-bom car di supermarket-supermarket lama digantikan oleh pusat perbelanjaan modern atau kawasan perumahan. Meski begitu, cerita tentang bermain di bom-bom mobil tetap hidup di hati mereka yang pernah mengalaminya.