Banyak penumpang merasa cemas ketika melihat pesawat tampak miring saat proses pendaratan. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai tanda bahaya, padahal dalam dunia penerbangan, hal tersebut merupakan prosedur yang normal dan telah diperhitungkan dengan matang. Fenomena ini disebut crosswind landing.
Apa Itu Crosswind dalam Penerbangan?
Crosswind adalah kondisi ketika angin bertiup dari arah samping landasan pacu, bukan dari depan atau belakang pesawat. Angin samping ini paling terasa saat fase take off dan landing, karena pada fase tersebut pesawat berada di kecepatan rendah dan dekat dengan permukaan tanah.
Ketika crosswind terjadi, arah angin dapat mendorong pesawat keluar dari jalur runway. Untuk mengatasinya, pilot perlu melakukan manuver khusus agar badan pesawat tetap sejajar dengan landasan saat roda menyentuh permukaan.
Bagaimana Pilot Menghadapi Angin Samping Saat Landing?
Kemiringan pesawat saat landing terjadi karena pilot menggunakan teknik tertentu untuk melawan dorongan angin samping. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah crab angle, di mana hidung pesawat sedikit diarahkan ke arah angin, sementara jalur terbang tetap menuju runway.
Dari dalam kabin, sudut ini bisa terlihat cukup ekstrem, tetapi sebenarnya pesawat masih berada dalam batas aman dan terkontrol penuh.
Apakah Crosswind Berbahaya?
Setiap jenis pesawat memiliki batas maksimum crosswind yang aman untuk take off dan landing. Batas ini ditentukan oleh pabrikan dan diuji melalui simulasi serta penerbangan nyata. Pilot juga menjalani pelatihan khusus untuk menghadapi kondisi angin samping, termasuk simulasi cuaca ekstrem.
Jika kecepatan angin melebihi batas keselamatan, pilot tidak akan memaksakan pendaratan. Prosedur yang bisa dilakukan antara lain menunda landing, melakukan go-around, atau mengalihkan penerbangan ke bandara lain dengan kondisi cuaca yang lebih aman.
Apakah Penumpang Perlu Khawatir?
Jika pesawat tetap melanjutkan pendaratan, itu berarti seluruh kondisi cuaca, kecepatan angin, dan kemampuan pesawat telah dianalisis secara menyeluruh. Dalam penerbangan komersial, keselamatan selalu menjadi prioritas utama, dan setiap keputusan dibuat berdasarkan standar keselamatan internasional.
Kemiringan pesawat saat landing bukan tanda kegagalan, melainkan bukti keterampilan pilot dan sistem keselamatan penerbangan yang bekerja dengan baik.