Membuat konten untuk media sosial seringkali terasa seperti menebak-nebak. Kita berusaha kreatif, tapi apakah konten kita benar-benar yang diinginkan dan ditunggu-tunggu oleh audiens? Ada jurang pemisah antara apa yang kita pikir mereka butuhkan dan apa yang benar-benar mereka inginkan.

Solusi paling sederhana dan efektif untuk menjembatani jurang ini adalah langsung bertanya kepada mereka.

Mengapa Meminta Pendapat Langsung dari Audiens adalah Strategi Cerdas?

  1. Meningkatkan Engagement: Pertanyaan langsung secara alami mengundang respons. Komentar, pilihan, dan saran dari follower akan meningkatkan interaksi organik di postingan Anda.
  2. Membangun Hubungan yang Lebih Dalam: Audiens merasa dihargai dan didengarkan. Ini bukan lagi siaran satu arah, melainkan percakapan dua arah yang membangun komunitas.
  3. Mengurangi Tebak-Tebakan: Anda mendapatkan data langsung tentang preferensi konten mereka, sehingga strategi konten ke depan bisa lebih terarah dan efektif.
  4. Meningkatkan Loyalitas: Ketika follower melihat konten yang mereka makin banyak muncul, mereka akan merasa memiliki andil dalam kesuksesan brand Anda.

Bagaimana Cara Melakukannya dengan Efektif? (Contoh Praktis)

Alih-alih hanya memposting konten biasa, coba selingi dengan postingan yang bersifat menanyakan preferensi. Seperti contoh kalimat pembuka di bawah ini:

“Kita bikin konten bukan cuma untuk dilihat, tapi juga biar nyambung sama kamu! Makanya, kita mau tanya nih… Konten seperti apa sih yang paling kamu tunggu-tunggu dari kami?

➡ Carousel informatif?
➡ Tips praktis harian?
➡ Inspirasi & motivasi kreator?
➡ Atau konten yang fun & relatable?

Tulis di komentar ya — supaya next post kita bisa makin sesuai dengan yang kamu butuhkan!”

Langkah-Langkah Menerapkan Strategi Ini:

  1. Buat Pertanyaan yang Spesifik dan Mudah Dijawab: Berikan pilihan seperti di atas. Ini lebih mudah bagi audiens untuk merespons daripada pertanyaan terbuka yang terlalu luas.
  2. Gunakan Fitur Platform: Manfaatkan fitur polling di Instagram Stories, Twitter, atau LinkedIn. Atau, buat postingan grid dengan pilihan visual yang menarik.
  3. Tanggapi dan Analisis: Setelah pertanyaan diajukan, baca semua komentar. Berikan like atau balasan singkat untuk apresiasi. Kemudian, kumpulkan pilihan mana yang paling banyak diminati.
  4. Eksekusi dan Beri Umpan Balik: Buat konten sesuai dengan permintaan terbanyak. Saat mempublikasikannya, sertakan kalimat seperti “Ini konten carousel informatif yang kalian minta kemarin!”. Ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan.

Leave a Reply