Simpang Dewa Ruci Bali adalah salah satu persimpangan paling terkenal dan tersibuk di Pulau Dewata. Terletak di kawasan Kuta, simpang ini menjadi titik pertemuan jalur strategis yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua, Denpasar, dan pusat wisata Kuta–Legian.

Nama Simpang Dewa Ruci Bali diambil dari patung Dewa Ruci yang berdiri megah di tengah simpang. Patung ini bukan sekadar elemen estetika, tetapi juga memiliki makna filosofis tentang pencarian jati diri dalam ajaran Hindu. Keberadaan patung tersebut menjadikan simpang ini sebagai ikon budaya sekaligus landmark modern Bali.

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, pemerintah membangun underpass di Simpang. Infrastruktur ini terbukti efektif mengurangi kemacetan, terutama saat jam sibuk dan musim liburan. Kendaraan dari dan menuju bandara kini dapat melintas lebih lancar tanpa harus terjebak antrean panjang di permukaan jalan.

Selain berfungsi sebagai jalur transportasi utama, juga sering menjadi penanda arah bagi wisatawan. Banyak pelancong menjadikannya patokan saat menuju pantai, hotel, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata populer di Bali Selatan.

Dengan perpaduan fungsi, filosofi, dan lokasi strategis, bukan hanya sekadar persimpangan jalan, tetapi simbol dinamika Bali sebagai destinasi wisata dunia yang terus bergerak.

Leave a Reply