Pulang liburan dari Bali sering kali menjadi momen paling berat bagi banyak wisatawan. Secara fisik, raga sudah berada di dalam pesawat, tetapi secara emosional, jiwa masih tertinggal di Canggu di antara pantai, kafe, dan suasana santai yang sulit dilupakan.
Canggu dikenal dengan vibes yang unik: perpaduan antara pantai eksotis, kehidupan malam yang hidup, serta ritme hari yang terasa lebih lambat dan tenang. Tidak heran jika banyak orang merasa enggan kembali ke rutinitas setelah menikmati waktu di sana.
Momen POV pulang liburan dari Bali sering diisi dengan kenangan sederhana namun berkesan—menikmati sunset di pantai, pagi dengan kopi hangat di kafe Canggu, hingga obrolan santai yang terasa lebih jujur. Semua itu meninggalkan jejak emosional yang membuat Bali terasa seperti rumah kedua.
Perasaan rindu ini menjadi bukti bahwa Bali bukan sekadar destinasi wisata, tetapi tempat yang mampu menyentuh sisi emosional para pengunjungnya. Meski liburan telah usai, kenangan tentang Canggu akan selalu hidup, menunggu waktu yang tepat untuk kembali.