[ klinik SEO ] DO FOLLOW Blog yang Menjebak
Seiring dengan populernya tag NO FOLLOW yang konon tidak berpengaruh pada PAGE RANK, kini rame – rame pada blogger pada merubah tag NO FOLLOW menjadi DO FOLLOW pada blognya.
Baik dengan cara install plugins bagi yang pake Wordpress atau sedikit modifikasi koding bagi blog yang pake core yang lain.
Cara paling mudah untuk tau blog katagori DO FOLLOW atau NO FOLLOW adalah cek source code pada postingan.
Bila menemukan tag ini
rel='external nofollow'
artinya blog itu NO FOLLOW BLOG.
Blog yang di set NO FOLLOW, tidak akan berdampak apa – apa terhadap Page Rank anda bila ada meninggalkan URL pada comment.
Tapi bila anda tidak menemukan tag diatas, berarti Blog itu DO FOLLOW BLOG.
Berikut contoh code yang saya liat di sebuah blog yang pasang banner DO FOLLOW tapi iseng di cek ternyata NO FOLLOW
< li class=”comment alt” id=”comment-92″ > < strong >< a href=”#comment-92″ >#
1 < /a >
< a href=’http://www.komunitaskami.com’ rel=’external nofollow’ >ode< /a > < /strong > Says:
< br />
< small class=”commentmetadata” >< a href=”#comment-92″ title=”" >
September 28th, 2008 at
12:56 am < /a >< /small >
< p >komen saya..< /p >
< /li >
Jadi kesimpulannya, pasrah aja, kalau kebetulan blogwalking, trus ninggalin komen di blog itu
Jangan terlalu berharap kalau blog itu DO FOLLOW.
Mau ada banner DO FOLLOW, mau ada text DO FOLLOW
yang jelas semua itu bisa jadi cuma hiasan aja.
toh juga…
Mau DO FOLLOW kek
Mau NO FOLLOW kek
Mau PAGE RANK 4 kek
Mau PAGE RANK 0 kek
MAU ALEXA jutaan kek
MAU ALEXA ratusan kek
semua itu ga bakalan bikin kita berhenti nge-blog… peace… keep blogging…
[ klinik SEO ] Sebel karena 500 melulu…
Internal Server Error
The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.
Please contact the server administrator, webmaster@komunitaskami.com and inform them of the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the error.
More information about this error may be available in the server error log.
Additionally, a 500 Internal Server Error error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.
Saking keselnya, saya copy aja disini Error 500 yang sering menghampiri web server kami akhir – akhir ini.
Adakah ini pertanda baik ? Atau Justru pertanda buruk ( merogoh kocek lebih dalam )
Nice to know aja, error seperti ini konon artinya Web Server kita sudah over load dan sudah tak mampu lagi menangani request yang datang. Simple nya kita harus upgrade servernya ( rogoh kocek kan
)
Kalau pertanda baiknya, mungkin web kita traffic nya tinggi, jadi Klinik SEO nya sukses. Tapi apalah arti dari keberhasilan ini kala reqources yang kita miliki tidak mencukupi.
Mode pusing = on … padahal baru tadi pagi sukses membawa server adiknya dari titik kritis dan hampir koma, kini server kakaknya yang sering pingsan…
[ klinik seo ] URL yang disuka Google
Google punya selera khusus dalam melahap URL ( orang – orang biasanya bilang ALAMAT WEB )
Berhubung kita pengen supaya google melahap semua URL blog kita, makanya url kita kudu disesuain sama selera nya si Om Google.
contoh url yang tidak disuka google :
www.komunitaskami.com/googlejelek.html
contoh url yang disuka google :
www.komunitaskami.com/google-baek-banget-deh.html
cara ganti url di blog wordpress kita supaya disenangi Om Google, masuk ke Dashboard -> Settings -> Permalinks
disana ada beberapa pilihan, hindari pilihan Default atau Numeric, pake yang Day and Name buat yang rajin posting tiap hari atau Month and name buat yang rada males posting tiap hari. Kalau mau sedikit eksperimen, bisa pilih Custom Structure.
setelah click Save Changes, ternyata perlu sedikit sentuhan modifikasi pada file .htaccess, syukurnya Wordpress sudah menyediakan text yang harus disertakan dalam file .htaccess
Setelah itu kerjaan kita beres. Oh.. ternyata tidak, jangan lupa meng-update SITE MAP supaya tidak kena error URLs not followed.
Pasti banyak yang tidak percaya kalau Google punya selera khusus seperti ini, makanya sering maen – maen ke rumah Om Google, disitu ada pengumunan
Google-friendly URL structure
tau kenapa saya bisa nulis artikel ini ?
bukan karena baru ikut Kursus SEO
bukan karena bertapa lalu dapet bisikan Mitos SEO,
tapi karena SITE MAP saya banyak errornya… gara – gara coba – coba pake permalik panjang lebar.
[ klinik seo ] Blog ini DO FOLLOW BLOG
Artikel DO FOLLOW ini sudah sempat saya tulis dengan dipandu oleh beberapa senior seperti
[ klinik SEO ] Hyperlink Dengan Tag rel=nofollow VS Do Follow Blog
[ klinik SEO ] Top DO FOLLOW Blog buat yang cari backlink berkualitas
Walau artikel nya sudah agak lama saya tulis dan menyadari bahwa DO FOLLOW memiliki tujuan yang baik, namun merubah blog ini menjadi DO FOLLOW BLOG baru hari ini saya lakukan.
Alasannya cukup klise, karena sibuk he he he..
Alasan sebenarnya adalah
1. Mencari tahu lebih dalam tentang tag rel=nofollow tag
2. Mencari plugins yang bisa membuat blog ini menjadi DO FOLLOW BLOG
3. Mencari tahu bagaimana cara membedakan DO FOLLOW BLOG dengan yang NO FOLLOW BLOG.
Jawaban alasan diatas sbb :
1. Tag rel=nofollow diperkenalkan oleh google untuk menangkal spamm, sayangnya tag ini menghambat pertumbuhan Google Page Rank.
2. Plugins bisa di download disini atau kalau yang mau sedikit eksperimen, bisa belajar dari seorang MASTER SEO
3. Untuk membedakan DO FOLLOW BLOG dan NO FOLLOW BLOG, cukup click salah satu artikel pada blog yang di cek, kemudian click View -> Page Source ( bagi yang menggunakan Firefox ) atau View -> Source ( pengguna Internet Explorer ), lalu scroll down sampai pada kode – kode html comment, lalu cek kode html setelah tag rel, bila ditemukan tag “external” dan tidak menemukan tag”nofollow” berarti blog itu adalah blog penganut paham DO FOLLOW BLOG.
Nah bila sudah menemukan blog yang menganut paham DO FOLLOW BLOG maka komentar anda tidak akan sia – sia, karena jejak yang anda tinggalkan akan menambah poin peningkatan PAGE RANK blog anda.
Blog ini sudah resmi menjadi DO FOLLOW BLOG, kasi comment dong he he he…
Semoga membantu…
[ klinik SEO ] Site Map dan sebuah kisah tragis dibaliknya
Site Map tulang punggung busby SEO challenge masa kini, demikian artikel yang pernah saya tulis yang beranjak dari pengalaman seorang kawan kami yang dipercaya mengelola sebuah web PR4 milik orang yang dalam hitungan 6 bulan sudah mampu mendatangkan traffic sekitar 10 ribu pengunjung per hari.
Web itu dibangun sekitar awal 2004 namun mulai dikelola secara serius di pertengahan 2007. Web yang menggunakan core sebuah CMS, yang kebetulan sangat sedikit pengembangnya, membuat kawan kami itu harus pontang – panting melakukan tambal sulam koding disana sini.
Selain Google Page Rank 4, Alexa rank ratusan ribu pun pernah dikecap web ini selama beberapa bulan. Sudah barang tentu dengan traffic sedemikian besar, income online dan offline pun nilainya cukup lumayan.
Mengapa bisa sedemikian dashyat nya ?
Kami pun tak habis pikir karenanya. Ada beberapa catatan yang kami perhatikan dari pengelolaan web itu yang mungkin kita bisa ambil point positifnya.
1. Konsisten menentukan satu buah keyword. Keyword ini kemudian diusung sebagai branding dimana saja dan kapan saja baik ONLINE maupun OFFLINE.
2. Rajin melakukan Link Exchange, bahkan konon Link Exchange pernah dilakukan secara rutin setiap hari selama 6 bulan sebelum web ini resmi di launching.
3. Rajin posting artikel terutama artikel yang digemari publik seperti Selebriti, Tips Kesehatan dan Entertainment. Setidak – tidaknya ada sekitar 5-10 artikel perhari.
4. Kalau masalah SEO, pengelola web ini tidak begitu serius memperhatikannya, mereka hanya merubah permalink menjadi SEO FRIENDLY PERMALINK.
5. Justru OFFLINE BRANDING yang gencar dilakukan, baik dengan cerita dari mulut ke mulut, menerbitkan versi cetak serta menjadi sponsor beberapa event entertainment.
Petaka menurunnya traffic mulai nampak pada saat penggunaan SITE MAP mulai gencar di kampanyekan.
Karena web ini hampir sebagian besar dibangun sendiri dengan tambal sulam koding serta tidak adanya plugins AUTO SITE MAP yang mendukung, maka pengelola saat itu memutuskan untuk membangun site map dengan bantuan sebuah situs pembuat site map.
SITE MAP ini sifatnya static sehingga diperlukan edit manual seandainya ada artikel yang ditambah atau dihapus.
Berhubung kawan kami yang dipercaya mengelola situs itu sedang sibuk, terkadang edit manual site map terabaikan.
Pada suatu hari, monitoring Webmaster tools melaporkan adanya ratusan error pada site map dari ribuan halaman yang sudah ter-index pada google.com sedangkan disisi lain Web Server hampir dibuat kehabisan nafas dengan traffic sebesar itu.
Hal ini membuat konsentrasi pengelola terpecah antara harus konsentrasi dengan overload nya web server atau menjaga kesehatan site map.
Tanda – tanda memburuk mulai terlihat di akhir Desember 2007, Webmaster Tools sering melaporkan terjadinya kegagalan Google Crawl melakukan akses pada web, hal ini jelas terkait dengan seringnya web server yang hang karena overload traffic. Disisi lain webmaster tools pun melaporkan semakin banyaknya error pada site map yang hampir menyentuh angka 1000.
Kejadian ini diperparah dengan adanya upaya hacking oleh beberapa orang. Hacker – hacker ini cukup rajin menyerang beberapa security hole pada script – script yang digunakan oleh web itu. Hingga pekerjan pengelola menjadi bertambah berat.
Demi kelangsungan layanan web itu agar tetap online, akhirnya pengelola memutuskan untuk memindahkan web ke server yang lebih tinggi kapasitasnya, dan memilih lokasi web server di amerika karena selama ini rupanya bandwidth internasional yang terbatas pada web server yang berlokasi di Indonesia menjadi salah satu tersangka kegagalan Google Crawl melakukan akses pada web.
Pemindahan web server berakibat down nya situs selama beberapa hari. Hal ini justru berdampak buruk pada kesehatan SITE MAP. Daripada di banned GOOGLE, pengelola memutuskan untuk menghapus SITE MAP.
Upaya ini tidak membuahkan hasil yang diinginkan tetapi justru memperparah keadaan. Pengelola pun memutuskan untuk menghapus semua index halaman pada GOOGLE. Dan berencana mengulang kembali index halaman dari awal.
Hingga pada tanggal 25 Februari 2008 adalah terakhir kalinya Google menginjakan kakinya di web ini dan sampai saat ini tidak pernah datang lagi.
diceritakan kembali oleh kawan yang enggan disebut namanya.



