[ klinik 3G ] Telkomsel Flash Unlimited 3G Down

Koneksi 3G Telkomsel FLash Unlimited mungkin saat ini sedang down, setidaknya itu hal yang saya rasakan pada saat saya menulis artikel ini, saya kebetulan bertempat tinggal di wilayah Denpasar Barat.

Dari deteksi modem 3G merk Huawei E220 yang saya gunakan, saya mendapatkan signal UMTS walaupun tidak mendapatkan signal penuh. Namun saat mencoba melakukan koneksi, hasilnya selalu gagal dengan respon bahwa port yang saya tuju tidak tersedia.

Seperti pengalaman sebelumnya, bila gagal melakukan koneksi seperti ini atau akses internet lambat, saya biasanya merubah APN dari telkomsel ke internet atau sebaliknya. Dan resep ini biasanya manjur, namun kali ini tidak merubah keadaan.

Dengan terpkasa saya merubah setting Chose Connection Type menjadi GPRS Only. Perubahan ini membuat saya bisa melakukan koneksi internet dan sepeti yang saya duga koneksi sangat lambat bahkan dengan bantuan open proxy sekalipun.

Berikut hasil penulusuran saya :

C:\Documents and Settings\user>ping google.com

Pinging google.com [72.14.207.99] with 32 bytes of data:

Request timed out.
Request timed out.
Reply from 72.14.207.99: bytes=32 time=1012ms TTL=241
Request timed out.

Ping statistics for 72.14.207.99:
Packets: Sent = 4, Received = 1, Lost = 3 (75% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1012ms, Maximum = 1012ms, Average = 1012ms

Uji coba ping ke google.com menunjukan tiga kali gagal dari empat percobaan, sayang satu percobaan yang berhasil membutuhkan waktu 1012 ms yang konon menurut para pakar bahwa ping ke google.com sebaiknya dengan nilai sekitar 300 ms.

Berikut hasil tracert ke google.com

C:\Documents and Settings\user>tracert google.com

Tracing route to google.com [72.14.207.99]
over a maximum of 30 hops:

1   878 ms     *      473 ms  10.173.4.130
2   331 ms   340 ms   378 ms  114.127.254.10
3   374 ms   479 ms   344 ms  203.208.190.197
4     *      749 ms     *     203.208.169.34
5   358 ms   360 ms   400 ms  209.85.254.168
6   500 ms     *      955 ms  209.85.241.174
7   597 ms     *     1015 ms  209.85.248.131
8     *        *     1035 ms  209.85.248.128
9   640 ms   801 ms     *     209.85.243.116
10   627 ms   644 ms   677 ms  209.85.241.20
11   677 ms   765 ms   659 ms  209.85.241.23
12  3742 ms   760 ms   656 ms  72.14.233.150
13   614 ms   757 ms     *     209.85.250.110
14   959 ms     *     1992 ms  72.14.236.183
15     *        *     1174 ms  72.14.236.134
16   622 ms   699 ms   656 ms  eh-in-f99.google.com [72.14.207.99]

Trace complete.

Saat ini saya sedang mencari tutorial para expert dan bantuan para senior pakar jaringan untuk menerjemahkan hasil tracert diatas namun dari akal sehat saya berpikir, dari hasil tracert banyak menunjukan IP yang masih satu keluarga sehingga terkesan request ke google.com loncat dari satu router ke router lain yang masih satu keluarga sebelum request diteruskan ke google.com

( untuk para senior CMIIW :P )

Semoga pikiran saya keliru dan seandainya pikiran saya itu benar, berarti telah terjadi routing error atau routing yang tidak efisien dalam jaringan Telkomsel. Sekali lagi semoga pikiran saya yang masih newbie ini adalah keliru karena sampai saat ini saya masih mencintai Telkomsel.

Saya berharap Telkomsel dapat meningkatkan layanan atau setidaknya lebih informatif kepada para pelanggan untuk menyampaikan informasi dan kondisi layanan kepada semua pelanggan terutama kalau sedang terjadi gangguan karena sepanjang pengalaman saya selama ini Telkomsel cukup informatif mengirimkan sms informasi namun sayangnya informasi itu untuk kepentingan promosi dan bukan customer servicing.

[ Klinik 3G ] Tips mempercepat Koneksi Internet Telkomsel Flash Unlimited

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya tentang Telkosel Flash Unlimited, disini saya ingin berbagi pengalaman memakai koneksi internet dengan Telkomsel Flash Unlimited.

Sampai saat ini saya masih merasakan kalau Telkomsel Flash Unlimted tidak segarang promosinya, artinya koneksi ini tidak secepat apa yang dipromosikan. Setidak - tidaknya ini berdasarkan pengalaman pribadi saya selama ini. Bahkan untuk melakukan test bandwidth pun hampir tidak pernah sukses dilakukan.

Uji coba ping ke google.com hasilnya rata - rata 500 ms, bahkan lebih sering diatas itu.

Berikut ini tips menjaga stabilitas koneksi dan mempercepat koneksi Internet :

1. Yakinkan lokasi anda termasuk dalam coverage area 3G atau GPRS yang stabil.

2. Kalau anda yakin mendapat signal 3G yang stabil, rubah setting modem anda menjadi 3G Only, atau anda bisa memiliih opsi GPRS Only.

3. Penggunaan opsi 3G Preferred atau GPRS Preferred akan memaksa modem berganti - ganti tipe koneksi. Hal inilah yang membuat koneksi rentan putus.

4. Penggunaan APN silih berganti pun cukup efektif untuk mempercepat koneksi. Untuk paket Telkomsel FLash Unlimited disediakan dua buah APN : telkomsel dan internet. Usahakan ganti APN anda apabila dirasakan koneksi saat ini sedang drop.

5. Menggunakan bantuan proxy, public open proxy memang tidak disarankan karena mengandung kerawanan dari sisi security pencurian data dan penularan virus. Namun bila terpaksa menggunakan open proxy, guna kan secara berhati - hati dan usahakan tidak melakukan hal - hal yang mengandung data pribadi seperti login email, memasukan data kartu kredit, berbelanja online, dll. Tulisan tentang public open proxy akan saya tuliskan pada kesempatan lain.

[ fotografi ] Memilih Camera Digital SLR Untuk Pemula

Sebagai seorang yang awam di bidang fotografi, untuk memulai memasuki dunia ini terasa sangat asing dan penuh dengan istilah - istilah baru. Adalah suatu hal yang wajar bila kita berhadapan dengan berbagi istilah - istilah baru bagi para pemula, namun dukungan dunia blog sangat terasa dalam membimbing kita memasuki dunia ini.

Senjata utama bagi seorang fotografer adalah camera tentunya dan pemilihan camera yang tepat mutlak diperlukan bagi para pemula seperti saya ini. Berbagai pertimbangan pun muncul dalam pemilihan camera yang tepat, seperti pertimbangan masalah harga, kemudahan penggunaan, hasil jepretan, purna jual, dll.

Sebagai seorang pemula seperti saya pertimbangan utama adalah harga dan kemudahan penggunaan, pertimbangan yang lain mungkin bisa ditempatkan pada prioritas berikutnya.

Ada beberapa product yang saya bandingkan :

A. Harga <== Hasil googling sana sini dan telp sana sini
1. Nikon D40 = Rp. 5.000.000,-
2. Canon 400D = Rp. 5.500.000,-
3. Nikon D60 = Rp. 6.250.000,-

B. Hasil jepretan ( dari sisi besar pixel gambar )
1. Nikon D40 = 6 MP
2. Canon 400D = 10 MP
3. Nikon D60 = 10 MP

C. Hasil jepretan ( dari sisi tajam gambar ) <== hasil baca di forum - forum
1. Nikon D40 = Jernih dan bening
2. Canon 400D = Soft
3. Nikkon D60 = Jernih dan bening

D. Kemudahan pengoperasian <=== hasil baca di forum - forum
1. Nikon D40 = Agak sulit katanya :D 2. Canon 400D = Mudah terutama bagi newbie
3. Nikon D60 = Agak sulit katanya :D
Dari pertimbangan diatas, akhirnya saya memutuskan memilih Camera Digital SLR Canon EOS 400D. Kalau ditanya kenapa ? Mungkin faktor budget yang lebih berperan dengan sedikit analisa tentang output yang didapatkan adalah gambar dengan pixel sebesar 10 MP.

Mungkin hal ini terdengar lucu terutama bagi para senior fotografer, tapi itulah realita yang dihadapi oleh para newbie.

Berhubung baru dalam tahap memesan, tulisan akan saya lanjutkan nanti setelah cameranya tiba untuk menulis lebih detail tentang camera pilihan saya.

[ klinik 3G ] Telkomsel Flash Unlimited, Tidak Segarang Promosinya

Bukan bermaksud untuk melakukan black champagne tapi itulah realita yang saya hadapi saat ini. Sebelum ini saya menggunakan koneksi internet perpaduan antara koneksi CDMA Jagoan dengan account dial up Indosat.

Untuk urusan download dan upload pada kasus normal ( kira2 untuk baca - baca blog dan download beberapa gambar serta upload foto seukuran kurang dari 100 kb ) koneksi CDMA Jagoan sebagai media dan dial up Indosat sebagai gateway Internetnya, terasa normal - normal saja. Saya bisa maklum kalau koneksi ini seperti umumnya bermain internet di warnet.

Tapi kala mendengar adanya paket 3G unlimited Telkomsel Flash yang hanya Rp 125.000 per bulan dengan bandwith UP TO 256 kbps ( katanya he he he… ) dan akan diturunkan bila traffic telah mencapai 3G menjadi UP TO 64 kbps membuat gusar hati dan hampir tidak bisa tidur saking penasaran ingin merasakan koneksi 3G yang konon bisa menghantarkan streaming video tanpa jeda.

Semua prosedur pun saya ikuti termasuk registrasi Kartu Halo yang harus menunggu beberapa hari untuk survey, kemudian registrasi Telkomsel Flash nya yang baru boleh digunakan kalau sudah mendapat konfirmasi dari pihak Telkomsel karena bila hal ini dilanggar, konon charge yang dikenakan adalah tariff GPRS sebesar Rp 1000 / MB ( kira - kira ), bahkan ada cerita serem kalau ada customer yang tagihannya membengkak menjadi Rp 2.000.000,- karena kelalaian diatas.

Setting APN pun tidak boleh salah, harus menggunakan APN telkomsel atau internet, bukan APN flash, kalau hal ini anda langgar, mungkin saja anda akan terkena charge Rp 350 / menit.

Sedemikian perjuangan saya untuk mendapatkan Internet 3G yang wuishh.. wuishh.. wuishh.. ( istilahnya salah satu CS saat promosi dihadapan saya he he he he… ) ternyata harus menelan kekecewaan.

Hari pertama uji coba saya masih berusaha untuk mencari letak kesalahan sehingga koneksi yang saya terima lemot sekali. Termasuk upaya saya mengganti modem dengan modem yang lain sampai - sampai saya menciduk HP istri saya yang sudah dilengkapi fitur HSDPA. Belum termasuk usaha saya mencari coverage area 3G terbaik. Hal ini membuat saya jadi keliling kota denpasar membawa semua peralatan dalam mobil saya.

Kesimpulan pertama yang saya dapat, koneksi angin - anginan, terkadang agak cepat tapi sering lambat sekali dan tak terhitung time out tapi tidak pernah cepat.

Saya sebelumnya pernah mencoba Telkomsel Flash paket Pay As You Go seharga Rp 350 / menit, kalau koneksi itu memang saya akui lebih cepat, namun sayangnya sering diskonek tiba - tiba.

Sedangkan Telkomsel Flash Unlimited, memang tidak pernah diskonek tapi lambat banget, kecuali untuk urusan upload, misalnya update blog, memang saya akui lumayan cepat.

Kesimpulan kedua, mungkin terlkomsel bermasalah dengan kapasitas bandwith nya seperti yang pernah dialami speedy saat booming, hampir semua orang mengeluhkan kecepatannya. Dalam promosi bandwidth UP TO 256 kbps itu kurang lebih sama artinya bandwidth 256 kbps dibagi bareng antar user. Pertanyaannya berapa user kah yang menggunakan bandwidth ini secara bersamaan ?

Inilah salah satu hal yang menjadi kunci kekuatan marketing ISP, dia tidak akan pernah bisa membuka infromasi ini kepada khalayak ramai, berapa jumlah user yang menggunakan bandwidth ini secara bersamaan, mungkin saja 10 atau 100 atau 1000 ?

Dengan adanya tulisan ini semoga pihak Telkomsel terketuk hatinya untuk meningkatkan pelayanan juga serta tidak hanya memprioritaskan peningkatan penjualan semata.

Next Page →