Film Fitna memblokir YouTube.Com

Situs penyedia video online akhirnya diblokir APJII lewat IIX, demikian berita yang dirilis detik.com sore ini. Berikut kutipannya :

Akses YouTube yang melalui Indonesia Internet Exchange (IIX) sudah diblokir Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Hal ini dilakukan sesuai mandat Menkominfo Mohammad Nuh.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum APJII Sylvia Sumarlin kepada detikINET, Jumat (4/4/2008). Meski sudah dilakukan pemblokiran, Sylvia tidak berani menjamin akses YouTube di tanah air sudah terblokir sepenuhnya. “Karena ada jalur lain, biasanya ISP punya redundant,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Sylvia, pihaknya telah melakukan dua langkah untuk merespons surat edaran permintaan Menkominfo terkait peredaran film Fitna di internet. Yaitu dengan metode flagging dan blokir dari IIX.

Sebelumnya, pemerintah pada tanggal 2 April 2008 telah mengirimkan surat kepada para penyelenggara jasa internet untuk memblokir situs dan blog yang menyebarkan film Fitna. YouTube pun diberi tenggat waktu dua hari untuk melakukan penghapusan konten tersebut.

Menurut Sylvia, YouTube bukanlah situs terlarang, namun hanya salah satu kontennya saja ada yang negatif. “Di YouTube kan banyak konten, dan banyak juga kok konten di situs ini yang bagus-bagus,” tukasnya.

APJII selanjutnya juga bakal berkoordinasi dengan Mastel, Imoca, Awari dan pihak terkait lainnya untuk menetapkan mekanisme pemblokiran situs-situs terlarang yang beredar di dunia maya. “Kan bukan ini (YouTube-red.) saja, kita gak mau diskriminatif,” tandas Sylvia.

namun seperti yang diungkapkan ketua APJII bahwa APJII tidak bisa menjamin youtube.com sepenuhnya tidak bisa diakses karena umumnya ISP memiliki banyak alternatif jalur koneksi.

Dan hal itu sudah saya buktikan, saya coba akses youtube.com dan hasilnya youtube.com bisa saya akses dengan normal tanpa kendala, bahkan Film Fitna pun masih bisa diakses.

Seperti yang diberitakan diatas, youtube.com diblokir karena menyebarkan film fitna. Satu pertanyaan saya yang cukup menggelitik hati saya, apakah dengan melakukan blokir situs youtube.com bisa membuat rasa penasaran orang untuk menonton Film Fitna menjadi sirna?

Apakah tidak terpikirkan kalau tindakan itu justru membuat orang semakin penasaran dan seperti yang kita ketahui bahwa manusia semakin agresif bila dalam kondisi penasaran.

Dan satu hal yang perlu dipahami, banyak metode yang bisa dilakukan untuk menyebarkan Film Fitna melalui internet selain via youtube.com, mungkin cara yang paling ampuh adalah MEMATIKAN KONEKSI INTERNET SELURUH INDONESIA.

….. simple kan ….

Perlu diketahui, kami juga tidak sependapat dengan isi Film Fitna, tapi kami lebih tidak sependapat dengan tindakan antisipasi pemerintah yang berlebihan.

Kalau hal ini terus berlanjut, jangan – jangan dunia internet di Indonesia justru mengalami kemunduran dan ke-kanak kanakan karena tidak dewasa dalam menelaah sebuah informasi.

Blogger Tukang Tipu ?

Konon ada pakar telematika yang berucap ; “Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu” . Demikian petikan tulisan salah satu suhu blogger Bali yang dapat anda baca disini

Apa iya blogger itu tukang tipu ?

Apa iya blog itu tidak bertanggung jawab ?

Semua jawaban itu kembali lagi ke diri kita masing – masing, memang saya akui ada blog yang menipu, ada blog yang tidak bertanggung jawab, tetapi tidak kalah banyak juga blog yang bermanfaat membuka wawasan kita, banyak juga blog yang memberikan tutorial bermanfaat dan gratis.

Blog akan menjadi bermanfaat bila digunakan untuk hal – hal yang tepat, seperti menjadi media dokumentasi ( spt blog ini he he he.. ) dan sesekali dipasangi iklan buat bayar hosting dan domain.

Menurut saya, sah sah saja kalo blogging juga digunakan sebagai profesi, hitung – hitung mengurangi angka pengangguran, meningkatkan minat menulis, meningkatkan kreatifitas, membuka kesempatan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih layak terutama bagi para penggemar IT yang saat ini masih sulit mendapatkan tempat yang layak.
Kalau ada blog yang tidak bertanggung jawab, ada blog yang menipu, sebaiknya kita biarkan saja, toh akan berlaku hukum alam, suatu hari pasti akan ketahuan dan akan ditinggalkan pembacanya.

http://www.komunitaskami.com atau http://komunitaskami.com

Sekilas memang kita jarang memperhatikan perbedaan URL diatas. URL dengan www dan tanpa www. Apalah arti sebuah www bagi url diatas, toh keduanya sama – sama bisa diakses.

Pengalaman saya selama ini, memang ada beberapa domain, dan kebanyakan domain .id yang tidak bisa diakses tanpa www. hal ini mungkin tidak terkait dengan domainnya, tetapi lebih kepada web server nya.

Pada web server yang umum, kedua fitur ini dapat berjalan dengan sempurna artinya website dapat diakses dengan www atau tanpa www, pada beberapa hosting server, fitur advanced setting disediakan untuk kustomisasi url, sehingga kita bebas menentukan apakah kita akan menggunakan format www atau tidak.

Yang membuat hal ini menjadi menarik adalah saat search engine konon tidak mampu membedakan url dengan www dan tanpa www sehingga mereka akan menganggap web yang berbeda padahal kenyataannya web nya sama cuma url nya bisa diakses pake www dan tanpa www.

Isu ini menjadi semakin hangat manakala search engine berusaha menangkal maraknya copy paste web yang terjadi saat ini. Isu yang dikenal dengan content duplicate menyebabkab sebuah web bisa di banned search engine karena dianggap melakukan tindakan copy paste, padahal kondisi sebenarnya yang terjadi adalah web nya sama dan sama – sama bisa diakses dengan www atau tanpa www sedangkan search engine menganggap ada web kembar.

Bila anda tidak menginginkan web anda di banned karena dugaan copy paster, pastikan gunakan salah satu metode url, PAKE WWW ATAU TIDAK SAMA SEKALI.

← Previous Page

Add to Technorati Favorites

eXTReMe Tracker
- Copyright © 2007 komunitaskami.com • Powered by WordPress • Using Silhouette theme created by Brian Gardner

Links to my site